Liputan6.com, Jakarta - Performa pasar kripto yang sempat cemerlang sejak pekan lalu kini kembali tertekan. Pasar kripto sedang mengambil nafas dari reli panjang sejak akhir pekan lalu.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono mengatakan secara keseluruhan pasar kripto masuk zona merah yang mengindikasikan terjadi pelemahan dari aksi beli dan volume perdagangan.
Advertisement
“Indikasi besar pada pelemahan awal pekan ini adalah investor dan trader tampak telah melakukan aksi taking profit atau keuntungan dari reli sebelumnya. Mereka melakukan aksi tersebut karena melihat minggu ini adalah pekan yang sibuk dari situasi makro ekonomi,” kata Afid dalam analisis pasar harian yang diterima Liputan6.com, Senin (12/12/2022).
Afid menuturkan, setidaknya ada dua peristiwa penting pada pekan ini. Pertama, rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) November pada Rabu, 14 Desember 2022 dan keputusan kenaikan suku bunga terbaru bank sentral AS sehari kemudian.
“Kedua peristiwa penting ini yang membuat investor dan trader tampak mencoba untuk mengambil keuntungan terlebih dahulu sebelum terjadi volatilitas yang tinggi,” tutur Afid.
Jika CPI datang di luar ekspektasi atau bahkan tidak turun sama sekali, itu akan menjadi kabar yang buruk bagi investor kripto. Data yang lebih buruk dari perkiraan dapat meningkatkan kekhawatiran akan lebih banyak sikap hawkish The Fed, sehingga mampu membuat menekan market kripto.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Kapitalisasi Pasar Kripto Merosot
Dengan menunggu perilisan data CPI dan suku bunga yang membaik, kemungkinan volatilitas Bitcoin diharapkan bisa kembali menembus USD 17.000 (Rp 265,9 juta) dan naik menuju USD 19.000 (Rp 297,2 juta).
“Namun, jika hasilnya memburuk ada kemungkinan akan menghadapi penurunan kembali menuju USD 15.000,” jelas Afid.
Indeks saham US juga tertekan sejalan dengan market kripto. S&P 500 turun 3,37 persen, tetapi harga Bitcoin tidak ikut turun terlalu jauh. Ini menunjukkan bahwa investor belum terlalu panik dan membuang posisi mereka dengan setiap penurunan ekuitas.
Kapitalisasi pasar kripto kembali ditutup merah, turun sebesar 1,06 persen dalam 24 jam terakhir. Penutupan berada pada level USD 846,168 miliar. Penurunan market cap tersebut berdampak negatif. Fear and greed index juga masih berada pada level 27 dengan kategori Fear.
Harga Kripto Senin Pagi 12 Desember 2022
Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Senin (12/12/2022). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali bertengger di zona merah.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Senin pagi, 12 Desember 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 0,11 persen dalam 24 jam terakhir dan 0,10 persen sepekan.
Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 17.116 per koin atau setara Rp 267 juta (asumsi kurs Rp 15.603 per dolar AS).
Ethereum (ETH) turut melemah pagi ini. ETH turun 0,55 persen dan 1,05 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.261 per koin.
Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) kembali lesu. Dalam 24 jam terakhir BNB ambles 0,82 persen dan 2,00 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 285,61 per koin.
Kemudian Cardano,masih melemah. Dalam satu hari terakhir ADA merosot 1,77 persen dan 4,77 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,3069 per koin.
Harga Kripto Lainnya
Adapun Solana (SOL) masih bertengger di zona merah dengan penurunan selama satu hari terakhir sebesar 0,82 persen dan 1,04 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 13,50 per koin.
Sedangkan XRP juga turut melemah. XRP turun 1,37 persen dalam 24 jam terakhir dan 1,80 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3809 per koin.
Koin Meme Dogecoin (DOGE) pada pagi ini kembali anjlok. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 3,51 dan 10,12 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level USD 0,09325 per token.
Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00
Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.
Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam berada di level USD 852,8 miliar.