Dapat Pujian Pelatih, Mampukah Generasi Baru Kroasia Bungkam Brasil di Perempat Final Piala Dunia 2022?

Generasi baru Kroasia saat ini di tengan pelatih Zlatko Dalic memberikan harapan, berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2022 dan menghadapi Brasil yang juara dunia empat kali.

oleh Yo KavyaDiterbitkan 09 Desember 2022, 15:30 WIB
Bek Kroasia Josko Gvardiol melakukan sundulan saat bertahan melawan penyerang Belgia Romelu Lukaku pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmad bin Ali, Kamis (1/12/2022). Josko Gvardiol sukses membuat Romelu Lukaku gagal melesatkan satu gol pun ke gawang Kroasia.

Liputan6.com, Jakarta Para pemain tim nasional Kroasia yang berhasil mencapai perempat final Piala Dunia 2022 mendapat pujian dari sang pelatih, Zlatko Dalic. Mereka merupakan generasi baru Kroasia, yang membutuhkan waktu untuk menjadi dewasa.

“Kami membutuhkan waktu untuk menjadi dewasa, tetapi saya percaya bahwa bagi kami berada di sini di Piala Dunia ini di antara delapan tim terbaik di dunia adalah hal yang luar biasa,” ujar Dalic seperti dilansir firstpost (9/12/2022).

Kroasia akan menantang Brasil, juara dunia empat kali, di Stadion Education City. Pertandingan ini bisa disaksikan di SCTV, Indosiar, Nex Parabola dan live streaming Vidio.

Kroasia yang dihuni gabungan pemain senior dan pemain muda tetap merupakan tim yang tetap berbahaya. Lini tengah masih jadi andalan Dalic untuk meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.

Beberapa pemain inti di Piala Dunia 2018 Rusia juga masih dibawa ke Piala Dunia 2022. Selain Modric, masih ada nama Dejan Lovren, Domagoj Vida, Ivan Perisic, dan Kovacic.

Merekalah yang akan membimbing pemain-pemain muda potensial seperti Josip Stanisic, Josko Gvardiol, Luka Susic dan lainnya sehingga menjadi generasi emas yang baru.

Pemain-pemain muda itu lahir dari sistem pembinaan yang disusun oleh Federasi Sepak bola Kroasia (HNS). Selain mengalokasikan anggaran sebesar 2 juta euro tiap tahun untuk mengembangkan pembinaan usia dini, HNS juga membuat peraturan, bahwa di level U-12, setiap tim hanya diperkuat enam sampai delapan pemain.

Mereka bermain di lapangan yang ukurannya disesuaikan dengan umur mereka. Hal tersebut untuk memancing kreativitas para pemain.

Pemain Kroasia, Luka Modric (kanan) berebut bola dengan pemain Belgia, Yannick Carrasco saat matchday ketiga Grup F Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Ahmad Bin Ali Stadium, Kamis (01/12/2022) (AP/Luca Bruno)

Kreativitas

“Kreativitas adalah yang terpenting. Kami selalu mengajari mereka untuk menjadi kreatif. Mereka akan tahu cara menembak, memainkan satu sentuhan, dan menggiring bola. Tetapi pilihan-pilihan diserahkan kepada mereka,” ujar Martin Novoselac, mantan kepala pembinaan usia muda Kroasia, dilansir dari The Guardian.

Solidnya lini tengah menurut Delic membuat pemain harus berusaha menggerakkan bola dan menciptakan peluang melalui penguasaan bola.

“Ketika tim Anda memiliki lini tengah seperti kami, Anda harus berusaha untuk menggerakkan bola dan menciptakan peluang melalui penguasaan bola. Kami harus bermain dari belakang, dan ketika gelandang tidak harus turun ke dalam untuk mendapatkan bola, kami lebih akan lebih berbahaya. Kami akan menekan jika memungkinkan, dan jika tidak, kami akan bertahan dalam satu blok,” beber Dalic seperti dilansir dari The Guardian.

Lanjut Baca:

Sedangkan kapten Kroasia, Luka Modric yakin bahwa para pemain dapat memberikan hasil yang mengejutkan melawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya