Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris mengonfirmasi Raheem Sterling bakal kembali bergabung dengan skuad The Three Lions. Inggris akan menghadapi Prancis pada perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Kota Al Khor, Minggu (11/12/2022) 02:00 WIB.
Kepastian itu disampaikan melalui akun resmi Twitter Timnas Inggris, @England, pada Kamis (8/12/2022). "Raheem Sterling akan kembali ke markas Inggris @FIFAWorldCup di Qatar." tulis @England.
Advertisement
"Penyerang #ThreeLions itu sementara pergi untuk menghadiri urusan keluarga tetapi sekarang diharapkan untuk bergabung kembali dengan skuad di Al Wakrah besok menjelang perempat final melawan Prancis."
Raheem Sterling memutuskan meninggalkan Timnas Inggris dan absen di laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar kontra Senegal. Ini setelah dia mendapat laporan keluarganya yang tinggal di Surrey, kota yang berada di barat daya London, menjadi korban perampokan pada Sabtu, 3 Desember lalu.
Sterling memutuskan kembali ke Inggris karena khawatir keselamatan keluarganya dan tidak menyelesaikan misinya bersama The Three Lions di Piala Dunia 2022. Tapi, sekarang striker Chelsea itu siap kembali ke Timnas Inggris jika ada jaminan keluarganya cukup aman.
Dengan kembalinya Sterling ke Timnas Inggris, tentu menjadi kabar baik bagi para penggemar The Three Lions. Apalagi eks pemain Liverpool dan Manchester City itu bermain cukup baik di lini depan.
Sterling mencetak satu gol dalam kemenangan 6-2 Inggris atas Iran di laga pertama Grup B yang digelar di Stadion Khalifa International pada 21 November 2022.
Terduga Pelaku Ditangkap
Kepolisian Surrey pada Rabu (8/12/2022) pagi, mengeluarkan pernyataan mereka sedang bekerja untuk menangkap dua orang pria pelaku perampokan pada Selasa (6/12/2022) malam di daerah yang dekat dengan tempat tinggal Sterling. Diduga peristiwa itumemiliki hubungan dengan perampokan di rumahnya.
"Dua pria ditangkap atas dugaan percobaan perampokan tadi malam (6 Desember) di daerah Oxshott. Mereka saat ini dalam tahanan," bunyi pernyataan Kepolisian Surrey.
"Menyusul laporan aktivitas mencurigakan sekitar pukul 18.40, sejumlah sumber daya dikerahkan, termasuk unit anjing dan helikopter polisi. Rekan-rekan kami dari Polisi Transportasi Inggris juga memberikan bantuan."