Ibarat David vs Goliath

Laga antara Sochaux dan PSG yang digelar di Stade Auguste Bonal, Minggu (17/2/13) bak pertarungan antara David dan Goliath, baik ditilik dari posisi klub di kla

oleh Ajang NurdinDiterbitkan 16 Februari 2013, 20:36 WIB
david

Laga lanjutan Ligue 1 di pekan ke-25 antara Sochaux dan PSG yang digelar di Stade Auguste Bonal, Minggu (17/2/13) malam waktu setempat atau Senin (18/1/13) dinihari WIB, pantas disebut pertarungan antara David dan Goliath. Sebabnya, kondisi kedua tim bagaikan kurcaci dan raksasa, baik ditilik dari posisi klub di klasemen sementara maupun komposisi pemain.Les Parisiens, julukan PSG, saat ini bertengger sendirian di puncak klasemen sementara dengan jumlah 51 poin dari 24 partai, hasil dari 15 kali menang, 6 kali imbang, dan 3 kali kalah, unggul enam angka dari Olympique Marseille yang semalam mengalahkan Valenciennes. Sementara, Les Lionceaux, julukan Sochaux terjerembab di peringkat ke-17 alias posisi aman terakhir dengan jumlah 23 poin dan hanya unggul selisih gol dari Evian Thonon yang berada di zona merah.Jelang laga ini, PSG sangat diunggulkan untuk meraih kemenangan dengan skor yang telak. Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, PSG selalu mampu mencatat kemenangan di empat partai terakhir. Satu-satunya kekalahan PSG terjadi di pertemuan pertama musim 2010-2011. Ketika itu di Syade Auguste Bonal, Sochaux unggul 3-1.Selain jejak rekam yang lebih berpihak, penampilan Zlatan Ibrahimovic dkk pun sedang menunjukkan grafik yang konsisten dengan tampil tak terkalahkan di semua ajang kompetisi sejak kekalahan 1-2 di kandang Nice, 1 Desember 2012.Apalagi, kalau menyimak komposisi materi pemain PSG yang jauh lebih berkualitas dan ngetop dibanding tim tuan rumah. PSG diperkuat sejumlah pemain bintang, selain Ibrahimovic, seperti gelandang serang muda Brasil, Lucas Moura, striker Ezequiel Lavezzi, bek Thiago Silva, Jeremy Menez, ataupun Javier Pastore.Terakhir, pelatih Carlo Ancelotti jauh lebih berpengalaman dibanding pelatih Sochaux, Eric Hely. Ancelotti termasuk dalam jajaran manajer atau pelatih top Eropa dengan raihan semua gelar di Italia saat menangani AC Milan plus dua gelar Liga Champions (2002-2003 dan 2006-2007), dua gelar Piala Super Eropa (2003 dan 2007) dan Piala Dunia Antarklub 2007.Bersama Chelsea, Ancelotti sanggup meraih double winners, Liga Premier dan FA Cup di musim 2009-2010. Ancelotti, yang kini berusia 53 tahun, juga sempat didaulat menjadi Pelatih Terbaik Serie A sebanyak dua kali (2001 dan 2004) dan Manajer Terbaik versi UEFA pada 2002-2003. Sementara, Hely, 48 tahun, baru di musim ini mengecap pengalaman menangani klub di Ligue 1.Jadi? PSG pantas diunggulkan meraih tiga poin dan mencetak gol dengan marjin lebih dari dua gol. Yang menarik, laga ini pun pantas ditunggu menyusul terdengarnya spekulasi jika Ancelotti bakal menurunkan megabintang asal Inggris David Beckham yang baru bergabung pada hari terakhir bursa transfer musim dingin Januari lalu.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya