Liputan6.com, Jakarta - Spanyol menunjukkan kelasnya dalam laga pertama mereka di Grup E Piala Dunia 2022. Tim Matador menghancurkan Kosta Rika 7-0 di Stadion Thumama, Rabu (23/11/2022).
Pesta tujuh gol kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2022 Qatar dibuka Dani Olmo. Kemudian Marco Asensio menggandakan skor dan diperlebar Ferran Torres di akhir babak pertama dan awal babak kedua.
Advertisement
Pada 20 menit terakhir, Gavi melengkapi debutnya di Piala Dunia dengan manis setelah mencetak gol memaksimalkan umpan Alvaro Morata.
Carlos Soler kemudian membuat Spanyol kian tak terjangkau oleh Kosta Rika setelah mencetak skor di menit 90. Alvaro Morata, yang seret gol bersama Atletico Madrid, menjawab keraguan dengan melengkapi kemenangan Spanyol di pengujung laga.
Pasukan besutan pelatih Luis Enrique itu, benar-benar membuat Kosta Rika hancur secara skor dan statistik di Piala Dunia Qatar 2022. La Furia Roja unggul segalanya dan statistik menunjukkan permainan Spanyol sepanjang 90 menit tak terbantahkan.
Mengutip dari laman FIFA, Spanyol menguasai 71 persen bola, sementara Kosta Rika cuma kebagian 18 persen. Sisanya 11 persen merupakan bola 'netral' yang mengalir dalam permainan.
Persentase penguasaan bola Spanyol tersebut menandakan permainan mutlak jadi milik juara Piala Dunia 2010 itu.
Dari jumlah tendangan, Spanyol terlihat benar-benar menggempur Kosta Rika, dengan 17 kali upaya tembakan, 7 on target yang semuanya jadi gol, sisanya 8 tendangan melenceng.
Di lain sisi, Kosta Rika tidak mendapatkan kesempatan sekali pun untuk melancarkan tendangan maupun sundulan ke gawang, atau setidaknya melenceng.
Rekor Passing
Yang mencengangkan adalah fakta Spanyol mencatat 1.060 umpan, 998 di antaranya sukses atau 94,1 persen. Catatan umpan para pemain Spanyol ini, mengungguli Jerman dan Inggris.
Jerman memproduksi 827 umpan (753 sukses) ketika dipermalukan Jepang 1-2. Sementara skuad Inggris melancarkan 809 umpan (730 sukses) ketika menghajar Iran 6-2.
Jumlah umpan sukses Spanyol di laga ini, menjadi rekor umpan terbanyak dalam satu pertandingan di Piala Dunia, meski hingga berita ini dilansir, belum 'diresmikan' oleh FIFA.