Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia Gelar Rapat Perdana

PSSI memulai rapat perdana Satuan Tugas (Satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia, Jumat (21/10/2022). Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan AFC dan FIFA.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 31 Oktober 2022, 18:57 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia menggelar rapat perdana, Jumat (21/10/2022). (Dok PSSI)

Liputan6.com, Jakarta - PSSI memulai rapat perdana Satuan Tugas (Satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia, Jumat (21/10/2022). Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan AFC dan FIFA.

Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia terbentuk seusai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 134 orang. Satgas ini terdiri dari PSSI dan pemerintah Indonesia yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Polri.

Federasi Sepak Bola Asia dan Dunia yakni AFC dan FIFA turut memberi dukungan. Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan datang ke Jakarta dan bertemu PSSI Selasa (18/10/2022) lalu.

Pembentukan Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia dilakukan untuk menemukan rumusan tepat tata kelola sepak bola di Indonesia, menyamakan peran dan tanggung jawab dari setiap pemangku kepentingan sepak bola (mulai dari PSSI, pemerintah dan kepolisian, serta klub peserta dan penonton), dan memperbaiki manajemen infrastruktur, pengamanan dan penyelamatan, manajemen kerumunan, manajemen penonton, dan edukasi sepak bola.

"Satgas atau Tim Gugus Tugas ini dibentuk untuk transformasi sepak bola Indonesia seperti yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo. PSSI bekerja bersama pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia dan memastikan tragedi di Kanjuruhan tidak terjadi lagi," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dilansir situs resmi federasi.

FIFA dan AFC berkomitmen untuk mendukung dan membantu PSSI saat situasi seperti ini. Mereka akan membantu di bidang keselamatan, keamanan, infrastructure stadion serta kampanye pendukung.

"Kami yakin melalui upaya bersama ini akan menghasilkan komitmen bersama bahwa FIFA, AFC, PSSI dan pemerintah akan memastikan bahwa Indonesia adalah tempat yang nyaman untuk sepak bola. Pusat krisis akan segera ditetapkan untuk satgas bekerja bersama-sama," tambah Iriawan.

Rapat pertama Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia dihadiri FIFA Head of Safety and Security Serge Dumotier dan AFC Head of Safety and Security Brian Johnson. Keduanya bergabung secara virtual.

Lanjut Baca:

Sementara hadir di tempat di antaranya Wakil Ketua Umum 1 KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Ir Suwarno, Stafsus Kemenpora Mahfudin Nigara, Direktur Prasarana Strategis KemenPUPR Ir Essy Asiah, Karobinops SOPS Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dr Sumarjaya, dan Direktur Kompetisi LIB Asep Saputra.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya