Liputan6.com, Jakarta Argentina adalah salah satu negara sepak bola terbesar di dunia, dan sejarahnya dalam olahraga tercermin dengan baik dalam kemenangan mereka yang paling terkenal, penghargaan, dan para pemain yang dihasilkan oleh negara Amerika Selatan tersebut. Mereka melangkah ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan optimistis.
Rekor internasional La Albiceleste adalah beberapa yang terbaik di seluruh olahraga, dengan Argentina memenangkan dua Piala Dunia FIFA pada tahun 1978 dan 1986 dan mengklaim rekor bersama 15 gelar Copa America, dan yang terbaru datang pada tahun 2021 ketika Lionel Messi, bisa dibilang pemain terbesar yang pernah bermain mengilhami bangsanya.
Advertisement
Argentina menuju Qatar musim dingin ini dengan mengetahui bahwa Messi akan memainkan Piala Dunia terakhirnya, dan dengan negara Amerika Selatan dalam performa internasional yang luar biasa, ada peluang bagus bahwa pemain berusia 35 tahun itu akhirnya bisa mendapatkan hadiah terbesar sepak bola.
Dapat diakui bahwa sejarah Argentina dalam dunia sepak bola sangat kaya. Mereka punya Diego Maradona yang bukan hanya menjadi legenda sepak bola Argentina tapi juga dunia. Ia dikenang dengan penuh kasih oleh orang-orang dari generasi tertentu sebagai salah satu pemain internasional terbaik.
Tapi melansir dari HITC Football, berikut ini adalah hasil yang terlalu luar biasa besar untuk kemungkinan akan terjadi lagi bagi bangsa pasca-Messi.
Sejarah Kemenangan Terbesar Argentina
Sejarah Argentina dengan sepak bola berakar pada awal dari versi modern permainan, dengan negara Amerika Selatan menjadi tuan rumah pertandingan profesional pertama di benua itu serta kontes internasional pertama, yang berlangsung pada tahun 1902 melawan Uruguay dengan kemenangan 6-0.
Sejak awal pengenalan sepak bola ke Amerika Selatan, Argentina dan Uruguay adalah dua kekuatan olahraga, dengan La Celeste memenangkan Emas Olimpiade pada tahun 1924 dan 1928, peristiwa yang dilihat banyak orang sebagai pendahulu dari Piala Dunia yang sebenarny. Dan tidak mengherankan bahwa kedua negara ini adalah yang pertama kali bertemu di final pada tahun 1930.
Sementara Argentina mungkin kehilangan kesempatan itu, La Albiceleste akan mendapatkan kemenangan terbesar mereka 12 tahun kemudian di kejuaraan Amerika Selatan 1942, ketika lima gol menginspirasi Jose Moreno dan empat gol dari Herminio Masantonio membuat Ekuador kalah 12-0.