Erik ten Hag Kecewa MU Gagal Kalahkan Newcastle: Harusnya Menang

MU sebenarnya memiliki peluang memenangkan laga lawan Newcastle melalui Fred dan Marcus Rashford di penghujung pertandingan.

oleh AY YustiawanDiterbitkan 17 Oktober 2022, 14:30 WIB
Manajer Manchester United atau MU Erik ten Hag. (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United atau MU Erik ten Hag menyebut timnya dapat mengambil hal positif dari hasil imbang tanpa gol lawan Newcastle United pada laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu malam (16/10/2022).

Seperti diketahui, Setan Merah bermain imbang untuk pertama kalinya di Liga Inggris ketika menjamu Newcastle. Hasil tersebut membuat MU berada di posisi kelima klasemen sementara, dengan mengumpulkan 16 poin dari sembilan pertandingan.

MU sebenarnya memiliki peluang memenangkan laga melalui Fred dan Marcus Rashford di penghujung pertandingan. Tapi, kedua pemain itu tidak bisa menyelesaikan baik kesempatan untuk mencetak gol itu, hingga laga pun berakhir imbang 0-0.

“Kami kecewa kami tidak menang karena kinerjanya bagus. Sebuah clean sheet, kami menekan dengan baik dari depan ke belakang dan kami mengendalikannya, saya pikir. Saya pikir kami bagus dalam penguasaan bola secara bertahap, terutama di babak kedua," kata Ten Hag kepada wartawan.

“Kami memang sedikit tidak menentu di babak pertama. Dan, sebenarnya kami bisa menang dan kami pantas menang," ujar Erik ten Hag.


Lini Tengah

Dengan hasil ini, pasukan Erik ten Hag pertama kali mencatakan hasil imbang di Liga Inggris musim 2022/2023 dan sementara menempati posisi ke-5 dalam klasemen sementara dengan raihan 16 poin dari 9 laga. (AP/Dave Thompson)

“Ini adalah pujian besar bagi tim bahwa kami pantas mendapatkan ini dengan penampilan fisik melawan mungkin tim fisik terbaik di liga. Ketika Anda bisa memberikan ini, Anda terus maju.

“Semua detail (hal positif apa yang bisa dia ambil), tekanannya bahkan lebih baik di babak kedua dan, terutama pada bola, kami lebih baik dan lebih tenang. Kami mengalahkan mereka di lini tengah dan kami menciptakan peluang.


Kecewa

Manajer Manchester United Erik ten Hag memberi isyarat selama pertandingan Grup E Liga Europa melawan Omonia Nicosia di Stadion Nego GSP, Kamis (6/10/2022) malam WIB. MU menang 3-2 atas Omonia. (AP Photo/Petros Karadjias)

“Mereka memberikan semua yang mereka miliki, secara individu dan tim dan pantas menang karena kami menciptakan peluang. Kami melewatkan dua peluang besar – kami bisa, dan seharusnya, mencetak gol kemenangan. yang terakhir adalah umpan silang yang bagus dari Casemiro dan Rashy harus mencetak gol.

Ten Hag mengakui permainan adalah menyangkut fisik dan kemudian mentalitas. "Kami membuat mereka berlari ketika kami menguasai bola, karena tekanan kami bagus. Pada akhirnya, kami mematahkannya tetapi tidak berhasil. Jadi saya senang dengan performanya tapi kecewa dengan hasilnya," kata Ten Hag.


Sakit

Namun kepercayaan Erik ten Hag belum mampu dibayarnya dengan gol, meskipun ia sempat mencetak gol yang akhirnya dianulir akibat offiside di awal babak kedua, hingga akhirnya ia ditarik keluar pada menit ke-72 digantikan Marcus Rashford. (AFP/Ian Hodgson)

Sementara itu, pada laga kemarin Christian Eriksen absen tidak bertanding. Ten Hag mengungkapkan bahwa pemain internasional Denmark itu tidak sehat, sementara Rashford juga dikeluarkan dari starting XI karena kondisinya tidak merasa fit 100%.

"Dia [Eriksen] sakit, jadi kami memiliki beberapa penyakit, juga Rashford sedang dalam cuaca buruk dan juga merasa tidak cukup sehat tetapi dia memiliki energi yang cukup untuk bermain beberapa menit dalam pertandingan," kata pelatih asal Belanda itu kepada MUTV menjelang pertandingan.


Klasemen

Zidane Iqbal. Serupa dengan Charlie Savage, ia juga merupakan produk asli Akademi Manchester United sejak awal musim 2019/2020. Sejak awal musim 2021/2022 ia menjadi bagian tim U-23 Manchester United. Dalam laga melawan Melbourne Victory, pelatih erik ten Hag juga terkesan dengan penampilan apiknya. (AP/Asanka Brendon Ratnayake)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya