5 Larangan Piala Dunia 2022 Ini Bikin Fans Kaget dan Takut

Setiap turnamen memiliki larangan serta aturan yang berbeda-beda. Seperti apakah larangan terkait Piala Dunia 2022 di Qatar? Yuk simak ulasan selengkapnya.

oleh Fany TrianyDiperbarui 15 Oktober 2022, 21:25 WIB
Piala Dunia 2022 di SCM

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2022 di Qatar terhitung hanya beberapa pekan lagi. Turnamen yang akan dimulai pada 20 November ini memiliki aturan aneh, namun harus dipatuhi pemain, fans atau penggemar, suporter, dan penonton agar tidak dipenjara atau didenda selama pertandingan berlangsung.

Sama seperti turnamen sebelumnya, tiap kali Piala Dunia diselenggarakan akan ada beberapa aturan dan kebiasaan asal negara yang harus ditegakkan oleh FIFA kepada seluruh pemain hingga penggemarnya.

Secara umum, acara sepak bola seringkali melibatkan eksploitasi tanpa hambatan, seperti berpesta. Tetapi, pada pertandingan musim dingin ini akan berbeda.

Para penggemar sepak bola perlu belajar dan menghormati perbedaan budaya. Sebab, Qatar memiliki hukum Syariah ketat yang justru bikin fans kaget dan takut.

Dihimpun dari beberapa sumber, inilah lima larangan Piala Dunia Qatar dengan hukum syariah yang ketat.

1. Pakaian Terbuka

Anda perlu ingat bahwa Qatar adalah negara Islam konservatif dan karena itu pasti ada aturan berpakaian. Aturan berpakaian berlaku untuk penduduk lokal, penduduk, ekspatriat, dan turis.

Walau Piala Dunia adalah acara internasional besar, itu tidak berarti bahwa aturan kode pakaian Qatar akan dilongkarkan. Faktanya, otoritas Qatar telah menegaskan dalam banyak kesempatan bahwa para pengemar harus menjaga pakaian mereka agar tetap sopan.

Meskipun suhu terik di Timur Tengah, penggemar dilarang mengenakan atasan tanpa lengan dan celana pendek. Pemerintah Qatar pun tak segan-segan menghimbau para penonton untuk selalu berpakaian ‘malu-malu’ dengan bahu tertutup rapat selama pertandingan berlangsung.

2. Seks Bebas

Penggemar sepak bola harus berhati-hati. Karena, setiap petualangan seksual di luar nikah selama Piala Dunia 2022 di Qatar dapat mengakibatkan hukuman penjara tujuh tahun.

"Tidak diperbolehkan one-night stand di turnamen kali ini, kecuali Anda datang sebagai pasangan suami-istri. Semua orang perlu menjaga kepalanya kecuali mereka ingin mengambil resiko terjebak di penjara. Pada dasarnya larangan seks di Piala Dunia ini ada untuk pertama kalinya, tetapi fans harus siap," mengutip dari laporan polisi Inggris.

Lanjut Baca:

Menteri Kesehatan Masyarakat Dr Hanan Mohamed Al Kuwari mengumumkan bahwa Piala Dunia Qatar 2022 akan memiliki stadion bebas asap rokok dan melarang pemasaran tembakau sebagai bagian dari upaya mempromosikan kesehatan di seluruh dunia, serta untuk mengomunikasikan bahwa olahraga dan kesehatan berjalan bersama. Di bawah promosi kesehatan, kemitraan ini memanfaatkan Piala Dunia Qatar untuk mempromosikan manfaat kesehatan dari aktivitas fisik sederhana, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya yang disebabkan oleh merokok.  Selain melarang penggemar merokok di tempat umum (termasuk museum, klub olahraga, pusat perbelanjaan, dan restoran), pemerintah Qatar juga melarang impor, penjualan, dan penggunaan rokok elektrik di negara tersebut. Pelanggar hukum akan dijatuhi hukuman tiga bulan penjara dan denda sebesar QAR 10.000 untuk kejahatan ini.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya