Liga 1 Dihentikan Sementara, Bali United Fokus Pulihkan Cedera Pemain

Kompetisi Liga 1 2022/2023 tengah dihentikan sementara sebagai buntut tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu. CEO Bali United Yabes Tanuri mengungkap pihaknya tengah memanfaatkan jeda waktu untuk melakukan recovery pemain. Pasalnya, sejumlah penggawa Serdadu Tridatu memang diketahui sedang dilanda cedera.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 10 Oktober 2022, 23:00 WIB
CEO Bali United, Yabes Tanuri (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Tanah Air, Liga 1 2022/2023, tengah dihentikan sementara. Hal ini merupakan buntut dari terjadinya tragedi Kanjuruhan pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

CEO Bali United Yabes Tanuri mengungkap pihaknya saat ini tengah memanfaatkan jeda waktu untuk melakukan recovery pemain. Pasalnya, sejumlah penggawa Serdadu Tridatu memang diketahui sedang dilanda cedera.

“Ada beberapa pemain yang sedang injury (cedera). Dikarenakan (hal itu), kami saat ini sedang melakukan recovery kondisi pemain,” ujar Yabes kepada Liputan6.com saat ditanya mengenai aktivitas skuadnya selama penghentian Liga 1 musim ini.

Irfan Jaya dan Muhammad Rahmat merupakan dua pemain Bali United yang sebelumnya sempat dilaporkan mengalami cedera. Mereka menjadi tumbal kemenangan Serdadu Tridatu atas Persebaya Surabaya pada awal September silam.

Rahmat dilanda cedera lantaran salah bertumpu saat berduel dengan penggawa Bajul Ijo, Rizky Ridho. Kondisi Irfan lebih parah. Ia mengalami retak tulang fibula akibat bentrok dengan pemain yang sama, sehingga harus menepi setelahnya.

Selain dua nama di atas, gelandang muda Bali United Kadek Agung Widnyana Putra juga butuh pemulihan. Pemain kelahiran tahun 1998 itu diketahui sudah delapan bulan cedera. Laporan Antara menyebut Kadek sudah bertolak ke Jakarta untuk menjalani fisioterapi.

“Sekarang saya berada di Jakarta untuk melakukan penguatan otot bersama tim fisioterapi di sini. Banyak teman yang sudah melakukan operasi cedera dan melakukan terapi di tempat ini,” ujarnya dalam situs resmi klub, seperti dikutip dari Antara.

“Jadi lebih banyak waktu untuk saling berbagi dan memberikan penguatan agar bisa segera kembali ke lapangan. Jujur saya sudah kangen untuk bisa kembali ke lapangan dan membantu teman-teman di pertandingan,” sambungnya.


Instruksi Presiden

Presiden Jokowi menyatakan bahwa sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi FIFA buntut tragedi Kanjuruhan Malang. (Foto: Sekretariat Presiden)

Sebagai informasi, pengehentian sementara Liga 1 2022/2023 merupakan bagian dari instruksi Presiden Joko Widodo pasca pecahnya insiden di Stadion Kanjuruhan.

Dalam keterangan pers yang dilakukan di Istana Bogor pada Minggu (2/10/2022) lalu, Jokowi meminta Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan serta prosedur pengamanan di laga sepak bola.

Lanjut Baca:

Ia juga memerintahkan agar pelaksanaan kompetisi Liga 1 ditunda sementara, hingga evaluasi dan perbaikan prosedur selesai dilakukan. “Saya telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,” ujar Presiden Jokowi pada Minggu (2/10/2022). “Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI agar menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilaksanakan.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya