Perjalanan Kereta api Lintas Selatan Jawa Terganggu Dampak Banjir dan Tanah Ambles

sejumlah titik jalur lintas KA di wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami gangguan. Tak hanya itu, hujan deras dengan curah yang tinggi membuat sejumlah jalur kereta api mengalami kebanjiran.

oleh Liputan6.comDiperbarui 08 Oktober 2022, 12:06 WIB
Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI (dok: KAI)

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan sejumlah kereta api lintas selatan Jawa terhambat akibat adanya amblesan dan gogosan di wilayah Kabupaten Cilacap. Amblesan ini akibat hujan yang turun terus menerus dengan curah yang cukup tinggi jalur kereta api di Kabupaten Cilacap.

Ambles tersebut tepatnya terjadi di antara Stasiun Jeruklegi dan Kawunganten. Amblesan terjadi sepanjang 15 meter.

"Pada pukul 01.01 WIB diinformasikan di petak jalan antara Stasiun Jeruklegi-Kawunganten tepatnya di KM 367+6/7 mendapati gangguan perjalanan akibat terjadi amblesan sepanjang 15 meter dan di KM 372+400 akibat gogosan," kata Vice President KAI Daop 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/10/2022).

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah titik jalur lintas KA di wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami gangguan. Tak hanya itu, hujan deras dengan curah yang tinggi tersebut membuat sejumlah jalur kereta api mengalami kebanjiran.

"Petak jalan antara Stasiun Jeruklegi-Kawunganten dan di Stasiun Kroya KM 402+1/2 akibat genangan air yang cukup tinggi,” jelasnya.

Akibatnya, sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami perlambatan. KA Mutiara Selatan (KA 132) relasi KiaraCondong-Surabaya Gubeng terlambat 6 jam 18 menit.

KA Turangga (KA 79) relasi Surabaya Gubeng-Bandung terlambat lebih dari 6 jam 12 menit. Parcel Selatan (KA 300G) telat 5,5 jam. KA Malabar (KA 119) relasi Malang-Kiaracondong lambat 5 jam 9 menit.

KA Kutojaya Selatan (KA 312) relasi Kiaracondong-Kutoarjo terlambat 4 jam, 36 menit. KA Mutiara Selatan (KA 131) relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong lambat 5 jam 24 menit. KA Parcel Selatan (KA 299C) lambat 3 jam 18 menit dan KA Kahuripan (KA 284) relasi Kiaracondong-Blitar lambat 3 jam 36 menit.

 

KA Serayu Pagi Hanya Melayani Purwokerto-Cikampek

PT Kereta Api Indonesia (persero) atau KAI menghadirkan sejumlah ornamen menyambut Ramadhan (dok: KAI)

Agar keterlambatan perjalanan KA bertambah, pihaknya memindahkan penumpang ke armada bus dan mengubah rute perjalanan kereta api. KA Serayu Pagi yang seharusnya keberangkatan dari Purwokerto-Kiaracondong-Pasar Senen menjadi hanya relasi Purwokerto-Cikampek.

Daniel mengatakan hingga saat ini seluruh tim prasarana KAI berupaya melakukan tindakan penanganan di lokasi untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sejumlah area jalur rel yang terdampak.

KAI juga memberikan kompensasi bagi penumpang yang terdampak. Bagi penumpang yang perjalanannya terdampak, dapat melakukan proses pembatalan tiket melalui loket yang terdapat di stasiun.

"Pembatalan tiket karena perjalanan kereta api dibatalkan, akan dikembalikan 100 persen di luar bea pesan," tutup Daniel.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Begini jalur kereta api di seluruh Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya