Siswi SMU Mencuri di Sekolah

Siswi SMU mencuri telepon genggam dan uang Rp 1 juta saat upacara bendera sedang berlangsung. Gadis berinisial Dr bukanlah siswi di sekolah itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Maret 2003, 12:13 WIB
Liputan6.com, Bandung: Februari silam, SMU Negeri 20 Bandung digegerkan dengan peristiwa pencurian yang dilakukan seorang siswi. Gadis berinisial Dr bukanlah siswi di sekolah itu. Dia berhasil masuk sekitar pukul 6.30 WIB tanpa dicurigai karena berseragam sekolah dan bersamaan dengan para pegawai kantin. Saat para siswa mengikuti upacara, Dr beraksi. Dia mencuri uang dan dua buah telepon genggam di dua kelas. Begitulah rekonstruksi kasus ini digelar, baru-baru ini.

Agar tak dicurigai dan mudah keluar sekolah, Dr segera menukar seragamnya dengan baju bebas di kamar mandi. Namun pada saat dia menukar bajunya di kamar mandi, murid-murid SMU 20 telah selesai upacara dan kembali ke kelas. Mereka terkejut melihat sebagian tasnya terbuka dan bahkan ada yang mengaku kehilangan uangnya.

Pihak sekolah segera merazia seluruh siswa dan juga memeriksa kamar mandi siswa. Seorang guru piket merasa curiga ketika ketukannya di sebuah kamar mandi tak memperoleh jawaban. Saat guru tersebut hendak mendobrak pintu, Dr keluar dari kamar mandi dengan masih menggunakan seragam. Karena merasa asing dengan wajah Dr, pihak sekolah menginterogasinya. Ketika diperiksa, di dalam tas Dr ditemukan uang dan barang hasil curian. Kepala Sekolah SMU 20 menyebutkan jumlah uang yang diambil kurang lebih sekitar Rp 1,5 juta.

Tersangka Dr mengaku telah dua kali melakukan aksi ini. Setahun silam, ia melakukan hal serupa di sekolahnya di Palembang, Sulawesi Selatan. Sebelum, ia pindah ke Bandung mengikuti kakaknya. Padahal, Dr selalu mendapat uang bulanan sebesar Rp 1 juta dari orang tuanya. Bahkan, bila kurang, ia juga bisa langsung memintanya. Dr mengaku uang tersebut selalu habis untuk membelikan makan untuk teman-temannya. Namun dalam pemeriksaan, di lengan kiri Dr tampak terdapat sejumlah guratan. Bekas mengkonsumsi narkotik dan obat-obatan berbahaya mungkin.(AWD/Aprilia Melissa)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya