Liputan6.com, Jakarta- ONE Championship kembali menghadirkan event akbar dari Singapura. Pada Sabtu (1/10/2022), pecinta olahraga beladiri akan dimanjakan dengan ONE Fight Night 2 dengan suguhan utama trilogi Xiong Jing Nan melawan Angela Lee.
ONE Fight Night 2 masih akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium. Total ada tiga laga kejuaraan dunia yang akan berlangsung mulai Sabtu pagi.
Advertisement
Banyak suguhan pertarungan menarik lainnya. Total ONE Fight Night 2 akan menghadirkan 10 pertarungan. ONE Fight Night 2 juga akan disiarkan di jam utama Amerika Serikat lewat Prime Video.
Di Indonesia, pertarungan sengit ONE Fight Night 2 sendiri bisa disaksikan melalui live streaming di Vidio.
Berikut 4 fakta menarik pecinta olahraga beladiri wajib menonton ONE Fight Night 2 yang dimulai 07.00 WIB besok:
Trilogi Akbar MMA Wanita
Di puncak laga, kita akan melihat jawaban dari laga trilogi antara Xiong Jing Nan dan Angela Lee. Mereka berada dalam jajaran petarung elite yang telah mencatatkan berbagai sejarah selama satu dekade terakhir.
Angela Lee adalah Juara Dunia ONE Women’s Atomweight, sedangkan Xiong Jing Nan merupakan Juara Dunia ONE Women’s Strawweight. Mereka telah bertemu dua kali dan dalam laga mendatang, gelar milik Xiong Jing Nan yang akan dipertaruhkan.
Dengan skor satu sama, keduanya akan membuktikan diri siapa bintang MMA wanita terbaik. Rivalitas mereka telah terbangun sejak lama dan mereka kerap saling sindir di media sosial. Dengan latar belakang seni bela diri yang berbeda, laga trilogi mereka sangat wajib untuk dinantikan.
Apakah belitan serta cekikan Angela Lee yang akan menentukan akhir laga, atau malah tinju baja milik Xiong Jing Nan yang akan kembali membuat sang rival tumbang.
Akankah Supremasi Superbon Berlanjut?
Sebagai kickboxer terbaik di dunia saat ini, nama Superbon Singha Mawwyn tengah bersinar berkat deretan kemenangan yang ia raih atas nama-nama besar dalam dunia baku hantam. Pada akhir pekan ini, ia akan mendapat tantangan dari Tayfun Ozcan.
Sebelum laga ini, Superbon telah mengalahkan Giorgio Petrosyan, Marat Grigorian, dan Sitthichai Sitsongpeenong di ONE Championship yang membuat namanya semakin sulit untuk ditandingi.