Tommy Winata Membantah Terlibat Kebakaran Tanahabang

Tommy Winata membantah terlibat dalam kebakaran di Pasar Tanahabang, Jakpus. Tommy juga mengaku tak pernah mengajukan proposal renovasi Pasar Tanahabang ke Pemda DKI.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Maret 2003, 09:14 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pengusaha Tommy Winata membantah tuduhan yang menyatakan dirinya terlibat dalam kebakaran di Pasar Tanahabang, Jakarta Pusat, dua pekan silam. Menurut David, juru bicara Tommy, pihaknya sama sekali tak pernah mengajukan proposal ke Pemerintah Daerah DKI. Bahkan, tak pernah melakukan pembangunan proyek yang berhubungan dengan Pemda DKI. Demikian dikemukakan David menanggapi berita sebuah media yang menyebutkan kebakaran tersebut berkaitan dengan proposal renovasi Pasar Tanahabang senilai Rp 53 miliar, baru-baru ini.

Menurut David, sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara pasti dalang yang menjadi penyebar isu tersebut. Kendati begitu, kuasa hukum Tommy tetap akan mengajukan somasi secepatnya ke pihak media yang bersangkutan, jika tak dapat segera membuktikan berita tersebut.

Kebakaran yang terjadi di pusat grosir tekstil terbesar di Tanah Air itu mengakibatkan ribuan pedagang kehilangan kiosnya. Itulah sebabnya, Pemda DKI berencana memindahkan para pedagang ke lokasi baru yakni di daerah Kebon Melati, Jakpus. Namun, rencana ditolak para pedagang dengan alasan selian mahal, tempat baru tersebut tak strategis [baca: Pasar Grosir Tanahabang Terbakar].(ORS/Dian Wignyo dan Haryo Dewanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya