Wawancara Kaka: Brasil atau Argentina Bakal Juara Piala Dunia 2022

Berikut komentar Kaka tentang peluang Brasil atau Argentina bisa menjadi yang terbaik di Qatar.

oleh YuliantoDiterbitkan 28 September 2022, 20:00 WIB
Bintang asal Brasil, Ricardo Kaka (kiri) memutuskan pensiun dari sepak bola pada 15 Oktober 2017 saat berusia 35 tahun. Klub terakhir Kaka sebelum pensiun adalah Orlando City SC. (AFP/Nelson Almeida)

Liputan6.com, Jakarta - Ricardo Izecson dos Santos Leite, lebih dikenal sebagai Kaka, telah menukar sepatu bolanya dengan sepatu lari menjelang maraton di Berlin akhir pekan lalu. Di sela-sela kesibukannya itu, legenda AC Milan ini tetap memberikan prediksinya tentang Piala Dunia 2022.

Kaka memang banting stir, di mana dirinya lebih sibuk mempersiapkan diri menjalani maraton selama tiga tahun. Kaka akan mengikuti lomba bersama saudaranya, Rodrigo.

Dia berbicara kepada Marca secara eksklusif di Berlin sebelum maraton berlangsung pada Minggu (25/9/2022) pagi waktu setempat.

Yang pertama adalah pertanyaan yang hampir jelas: Mengapa lari (maraton)?

Saya selalu menyukai kepelatihan. Ketika saya meninggalkan sepak bola profesional, saya terus melakukannya. Tetapi, kenyataannya saya tidak lagi memiliki tujuan. Setelah berbicara dengan beberapa orang di Brasil, saya memutuskan untuk lari maraton.

Apakah akan ada maraton lain setelah debut ini?

Saya tidak tahu. Apa yang ingin saya lakukan adalah menyelesaikan yang pertama dan kemudian kita lihat saja, karena dua bulan terakhir latihan sangat sulit.

Apa perbedaan antara memainkan pertandingan Liga Champions dan lari maraton?

Tekanannya berbeda, sehingga sensasinya berbeda. Ketika Anda bermain sepak bola sebagai seorang profesional, ada banyak orang yang melihat Anda dengan harapan besar, sedangkan ini semua tentang apa yang saya rasakan.

Jika saya menyelesaikannya dalam tiga jam 40 menit, maka ini akan baik-baik saja. Tetapi, jika saya berlari lebih cepat atau lebih lambat, tidak apa-apa juga.

Real Madrid memiliki sembilan kemenangan dalam sembilan pertandingan, apa yang telah Anda buat dari tim di awal musim?

Benar-benar fantastis. Tapi, saya tidak hanya melihat perkembangan para pemain, saya juga banyak fokus pada Carlo Ancelotti yang telah berkembang secara mengagumkan sebagai pelatih.

Lanjut Baca:

Casemiro pergi dan Aurelien Tchouameni tiba... Saya suka pemain ini karena dia masih sangat muda, tetapi dia memiliki kepribadian yang hebat dan bermain sangat baik. Saya harus mengakui bahwa saya memiliki keraguan karena Casemiro adalah pemain yang sangat berpengalaman, walau Tchouameni maupun Camavinga juga memiliki sedikit pengalaman. Tetapi, mereka menangani tekanan bermain untuk Real Madrid dengan mengagumkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya