Bola Ganjil: 3 Kartu Merah dan 2 Pemain Cedera, Kisah Battle of Brammal Lane

Cerita Sheffield United yang bermain enam orang melawan West Bromwich Albion, sehingga laga terpaksa dihentikan.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 21 September 2022, 00:30 WIB
Neil Warnock jadi manajer Sheffield United pada laga kontroversial melawan West Bromwich Albion. (AFP/Ian Kington)

Liputan6.com, Jakarta - Bola Ganjil sudah menyuguhkan peristiwa-peristiwa unik di dunia olahraga. Ada kisah heroik Gremio yang bermain mengandalkan tujuh pemain untuk naik ke kasta tertinggi sepak bola Brasil.

Momen ini hadir saat mereka menghadapi Nautico pada play-off promosi Serie B Brasil 2005. Mereka hanya butuh hasil imbang di partai tersebut.

Dengan target itu, Gremio tampil bertahan menghadapi Nautico. Namun, taktik ini memudahkan tuan rumah menguasai laga. Nautico pun mendapat penalti di babak pertama. Beruntung bagi Gremio, Bruno Carvalho yang menjadi algojo gagal menunaikan tugas.

Gremio tetap bermain tegang di babak kedua. Apalagi Alejandro Escalona mendapat kartu merah karena handball.

Nautico makin bersemangat menyerang. Kembali mereka mendapat penalti usai Eduardo Nunes menyentuh bola dengan tangan. Nunes lalu bernasib sama seperti Escalona masuk ruang ganti.

Pemain lain tidak terima dua keputusan merugikan tersebut. Mereka mengerubungi pengadil secara agresif. Kekacauan terjadi hingga 25 menit. Usai keadaan mereda, wasit mengeluarkan dua kartu merah bagi pemain Gremio yang bertindak berlebihan: Domingos Filho dan Patricio Boques.

Harapan Gremio kembali ke Serie A seakan pupus pada titik ini. Mereka bermain dengan tujuh orang melawan 11 pemain Nauticon, plus mesti menghadapi penalti.

Nyatanya, tekanan untuk mencetak gol terlalu besar bagi Nautico. Semula tidak ada pemain yang ingin menjadi algojo menyusul kegagalan Carvalho di babak pertama.

Ademar Junior akhirnya maju. Dia juga tidak mampu mengatasi beban dan eksekusinya dimentahkan kiper Gremio Rodrigo Galatto.

Bola keluar untuk sepak pojok yang tidak mampu dimaksimalkan Nautico. Gremio lalu melancarkan serangan balik melalui Anderson Oliveira yang dihentikan secara ilegal oleh Wanderley Batata.

Bek Nautico itu lalu menjadi pemain kelima yang diusir wasit. Tuan rumah terpukul menghadapi situasi ini.

Melihat lawan dalam kondisi lengah, Gremio cepat mengambil tendangan bebas menuju Anderson. Sang pemain lalu melewai dua pemain lawan untuk membawa Gremio unggul, hanya satu setengah menit usai kegagalan Ademar. Kedudukan bertahan hingga akhir laga.

Lanjut Baca:

Tidak kalah unik laga Divisi Championship Sheffield United kontra West Bromwich Albion di Brammal Lane, 16 Maret 2002. Rangkaian peristiwa pada pertandingan ini membuat otoritas turun tangan karena adanya dugaan konspirasi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya