Menpora Ungkap Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali menyebut Indonesia sudah siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023. Pasalnya, kompetisi tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 2021.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 18 September 2022, 13:50 WIB
Menpora RI, Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan saat launching maskot Piala Dunia U-20 2023 di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali mengungkap kesiapan Tanah Air sebagai tuan rumah jelang penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

Seperti diketahui, Indonesia telah dipercaya FIFA untuk menjadi lokasi perhelatan Piala Dunia U-20 2023. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 20 Mei hingga 11 Juni tahun depan.

Menpora Zainudin Amali menegaskan, Indonesia saat ini sudah berada dalam keadaan siap dari segi fasilitas. Pasalnya, Piala Dunia U-20 memang semula direncanakan digelar pada 2021. Namun, situasi pandemi membuat ajang itu terpaksa diundur.

“Sebenarnya, kita ini sudah siap dari tahun 2021. Akan tetapi, akibat pandemi, (Piala Dunia U-20) di-postponed ke 2023,” ujar Menpora Zainudin Amali saat ditemui di Patung Kuda Monas pasca peluncuran maskot Piala Dunia U-20 2023 pada Minggu (18/9/2022).

“Itu saja sudah menggambarkan bahwa kita siap.Namun karena ada jeda, maka kita izinkan fasilitas-fasilitas yang ada bisa digunakan, baik itu venue utama maupun venue lapangan-lapangan latihan,” sambungnya.

Menpora tak menampik bahwa fasilitas-fasilitas yang akan digunakan di Piala Dunia U-20 2023 masih membutuhkan perbaikan. Walau begitu, ia menegaskan bahwa pembenahan yang dimaksud hanya berskala minor, bukan mayor.

“Tentu memang ada yang harus kita perbaiki, tetapi itu minor, tidak mayor. Kementerian PUPR sekarang sudah melakukan tugasnya, karena sebagaimana diketahui, untuk penyelenggaraan itu tanggung jawab saya, untuk tim nasional tanggung jawab Pak Ketua Umum (PSSI), dan infrastruktur tanggung jawab Menteri PUPR,” kata Menpora menambahkan.

Sekadar informasi, Piala Dunia U-20 2023 nantinya akan terpusat di enam daerah yakni Jakarta, Bandung, Palembang, Solo, Surabaya, dan Bali. Laporan Liputan6.com pada 22 Juli menyebut ada enam venue pertandingan yang diwacanakan bakal dipakai dalam perhelatan.

Keenam venue yang dimaksud adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).


Harapan Menpora

Menpora RI, Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan saat mengikuti pawai maskot Piala Dunia U-20 2023 di Bundaran HI, Jakarta. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menpora Zainudin Amali memiliki ambisi khusus di balik pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023. Ia menyebut perhelatan kali ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan ajang sepak bola bergengsi.

Lanjut Baca:

Harapannya, dengan pelaksanaan acara yang sukses, FIFA di masa mendatang dapat memberi kepercayaan bagi Tanah Air untuk menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola level senior. “Saya harap, kita berikan dukungan sekali lagi untuk FIFA World Cup U-20, karena ini kesempatan pertama dan mungkin baru beberapa tahun ke depan kita bisa mendapat kesempatan lagi.” “Kalau kita sukses melaksanakan FIFA World Cup U-20, kita berharap FIFA akan percaya kepada Indonesia untuk menjadi penyelenggara atau tuan rumah kejuaraan dunia sepak bola senior,” pungkas Zainudin Amali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya