Kalahkan Indonesia, Arab Saudi Cs Semakin Terdepan untuk Piala Dunia 2030

Arab Saudi akan bersama-sama jadi tuan rumah bersama Mesir dan Yunani. FIFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola sudah mengizinkan ketiga negara tersebut mendaftar,

oleh Jefry HutabaratDiterbitkan 16 September 2022, 12:00 WIB
Ilustrasi Bendera Arab Saudi (iStockphoto via Google Images)

Liputan6.com, Jakarta Piala Dunia 2022 berlangsung di Qatar pada akhir tahun ini. Selanjutnya Piala Dunia 2026 akan digelar di benua Amerika yang tersebar di AS, Kanada, dan Meksiko.

Beredar kabar, Piala Dunia 2030 akan digelar seperti di tahun 2022 yang digelar di musim dingin. Itu karena, musim panas di kawasan Timur Tengah akan menyulitkan para pemain. Maka, bisa jadi jadwal kompetisi sepak bola Eropa dan dunia lebih padat lagi.

Menurut The Times, Selasa (13/9/2022), Arab Saudi resmi mendaftarkan diri bersama-sama jadi tuan rumah bersama Mesir dan Yunani di Piala Dunia 2030.

FIFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola sudah mengizinkan ketiga negara tersebut mendaftar, bahkan beberapa media menyebutkan Arab Saudi cs menjadi kandidat kuat sebagai tuan rumah di Piala Dunia 2030 mendatang dan bisa mengalahkan Indonesia.

Di sisi lain, Mesir telah bekerja selama bertahun-tahun untuk mengembangkan fasilitas olahraga dan mendirikan stadion baru, termasuk kota olahraga di ibukota baru, dengan tujuan untuk memaksimalkan kemampuan organisasi negara itu untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, sesuai arahan Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Ditambah lagi, Arab Saudi dinilai sudah sukses menggelar ajang olahraga kelas dunia. Sebut saja seperti pertarungan tinju hingga ajang F1.

Selama beberapa tahun terakhir, Mesir menjadi tuan rumah beberapa turnamen olahraga, termasuk Piala Afrika pada Juni 2019, Piala Afrika U-23 pada November 2019, dan Kejuaraan Bola Tangan Pria Dunia pada Januari 2021, serta Kejuaraan Bola Tangan Pria Afrika pada Juli 2022.

Persaingan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 akan sengit, karena Uruguay, Argentina, Chile, dan Paraguay juga mengajukan tawaran bersama pada awal Agustus untuk menjadi tuan rumah acara tersebut.

Spanyol dan Portugal juga bersatu untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Begitupula, Maroko dan Indonesia yang mengajukan tuan rumah sendiri berbeda dengan negara-negara di atas.


Portugal dan Spanyol

Bendera Portugal (unsplash)

Spanyol dan Portugal mengutarakan keinginan untuk menjadi tuan rumah bersama. Kedua petinggi federasi negara tersebut sudah bertemu di Lisbon untuk membahasa rencana sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030 nantinya.

Lanjut Baca:

"Kami sudah mengerjakan proposal yang menarik dan akan menang dalam penentuan Piala Dunia 2030 nantinya," ujar Sekjen Federasi Sepakbola Spanyol, Andreu Camps seperti yang dikutip dari laman resmi RFEF. Pada Oktober 2020, Spanyol dan Portugal sudah mengumumkan mereka tertarik untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Kedua negara sebelumnya berhasil menggelar tuan rumah Piala Dunia Eropa pada tahun 1964 dan 2020 untuk Spanyol, serta 2004 bagi Portugal. Kerja sama dua negara sebagai tuan rumah Piala Dunia bukanlah hal yang asing. Pada 2002, FIFA menunjuk dua negara sekaligus untuk menjadi tuan rumah, yakni Korea Selatan dan Jepang. Hingga kini FIFA masih belum memutuskan siapa yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Penentuan tuan rumah masih baru akan ditentukan pada Kongres di tahun 2024. Qatar akan menggelar Piala Dunia 2022 akhir tahun ini, sementara Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya