Pantas Tolak Madrid, Gaji Fantastis Kylian Mbappe di PSG Terungkap

Kylian Mbappe mengungkapkan gaji yang didapatkannya di PSG. Meski begitu, uang disebutnya bukan jadi alasan tidak memilih Madrid.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 07 September 2022, 11:00 WIB
Kylian Mbappe (tengah) sulit menolak tawaran gaji di PSG yang super fantastis (Foto: AFP/Kenzo Tribouillard)

Liputan6.com, Paris- Kylian Mbappe sudah membuat cerita di bursa transfer musim panas. Saat digadang bakal gabung dengan Real Madrid, Mbappe ternyata memilih bertahan di PSG.

Rupanya, tudingan alasan finansial atau gaji dibalik pilihan Mbappe bukan hal yang bohong. Seperti dilansir Marca yang mengutip New York Times, Mbappe memang tak mungkin menolak tawaran gaji super menggiurkan dari PSG.

New York Times menulis, Kylian Mbappe dibayar sekitar 250 juta dollar untuk tiga musim. Ini artinya dia digaji sekitar 83 juta dollar per musim atau Rp 1,2 Triliun per musim. Wow!

Selain gaji fantastis, Mbappe juga menerima 125 juta dollar atau Rp 1,86 Triliun sebagai bonus untuk kontrak barunya. Ini bayaran bonus terbesar yang pernah diterima seorang pemain dalam sejarah sepak bola.

Meski sudah beber gaji yang diterimanya, Mbappe kembali menegaskan uang bukan alasan dia bertahan di PSG. Ini juga ditegaskannya kembali saat wawancara dengan New York Times.

"Karena dimanapun saya pergi, saya akan mendapatkan uang. Saya tipikal pemain seperti itu dimanapun saya pergi," katanya.

 


Dibujuk Presiden

(dari kiri) Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos, Marco Verratti , Kylian Mbappe dan Sergio Ramos ambil bagian dalam sesi latihan menjelang laga matchday 1 Grup H Liga Champions kontra Juventus di Saint-Germain-en-Laye di luar Paris, Senin (5/9/2022). Juventus maupun PSG mempunyai pemain yang mengesankan di skuadnya dan ingin memenangkan pertandingan UEFA Champions League ini. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)

 

Mbappe pun membenarkan presiden Prancis, Emmanuel Macron juga turun tangan dalam transfernya. Dia membujuk langsung Mbappe agar bertahan di PSG.

"Saya tak pernah membayangkan bakal bicara soal kontrak saya dengan presiden. Ini sesuatu yang gila, benar-benar gila," kata Mbappe.

"Dia bilang kepada saya: "saya ingin kamu bertahan, saya tak mau pergi sekarang karena Anda begitu penting untuk negara."

 

 


Berpengaruh

Pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang FC Nantes dalam pertandingan Liga Prancis, Sabtu (3/9/2022). (AFP/Jean-Francois Monier)

Mbappe mengakui apa yang dikatakan Macron berpengaruh kepada dirinya. Dia pun memikirkan itu dan memutuskan bertahan.

"Dia bilang,"kamu punya waktu lain untuk pergi, tapi kamu bertahan di sini lebih lama," katanya.

"Tentu saat presiden bicara itu kepada Anda, itu berpengaruh."


Masalah dengan Pogba

Pemain Prancis Karim Benzema (kiri) merayakan golnya ke gawang Finlandia dengan Kylian Mbappe pada pertandingan sepak bola kualifikasi Grup D Piala Dunia 2022 di Stadion Olimpiade, Helsinki, Finlandia, 16 November 2021. Prancis menang 2-0. (FRANCK FIFE/AFP)

Di luar itu, dia tengah bermasalah dengan Paul Pogba. Kabarnya, dia jadi korban santet pemain Juventus itu yang menggunakan jasa dukun.

Pogba tentu tidak terima dengan tudingan itu. Melalui pengacaranya, Pogba pun telah resmi membawa kasus tersebut ke jalur hukum dan berharap keputusan hakim bisa memberi rasa keadilan kepadanya. 

Pada sidang kedua yang digelar di Paris, Pogba sebenarnya tidak membantah pernah membayar dukun. Namun menurutnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan Mbappe. Seperti  dilansir dari Marca, Pogba mengaku membayar dukun untuk tujuan amal dan bukan menyantet sesama pemain timnas Prancis itu.  


Salah Gaul

Sementara itu, laporan The Sun menyebutkan, para pelaku pemerasan sebagian merupakan teman masa kecil Pogba. Mereka dulu tinggal di lingkungan yang sama sebelum Pogba meraih kesuksesan. 

Dalam pengakuannya, Pogba masih mengenali sebagian dari mereka. Dia bahkan mengaku pernah sangat dekat dan beberapa kali memberi bantuan finansial kepada teman-teman masa kecilnya tersebut.

Namun hubungan ini mulai renggang saat Pogba mengusur salah seorang teman dari rumahnya di Manchester. Dia berang setelah mendapati kartu kreditnya ternyata telah dibobol hingga 198 ribu euro.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya