Suporter Akhirnya Bisa Minum Bir di Piala Dunia 2022, Qatar Melunak soal Alkohol

Budweiser diperbolehkan jualan bir selama Piala Dunia 2022.

oleh Anry DhanniaryDiperbarui 06 September 2022, 09:54 WIB
Pesta suporter Inggris pecah setelah Harry Kane mencetak gol kemenangan The Three Lions pada laga grup E Piala Dunia 2018 di Millennium Square, Leeds, Inggris, (18/6/2018). Inggris menang 2-1. (Nigel French/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia Qatar melunak soal minuman keras. Panitia mengizinkan pemilik tiket untuk membeli bir tiga jam sebelum pertandingan dimulai dan satu jam setelah peluit panjang.

Akan tetapi, penonton tidak diperbolehkan menenggak bir di dalam stadion selama pertandingan berlangsung. Hal ini dibocorkan oleh sumber yang bekerja di dalam Piala Dunia.

Menurut sumber tersebut, Budweiser (selaku pemegang sponsor eksklusif Piala Dunia) akan menjual bir dalam area sekitar stadion khusus kepada para pemegang tiket. Tetapi tidak diizinkan menjual bir di dalam atau selasar stadion.

Seperti diketahui, Piala Dunia 2022 adalah kali pertama digelar di jazirah Arab yang notabene negara Muslim dengan aturan ketat soal peredaran minuman beralkohol.

Hal ini menjadikan tantangan baru untuk pihak penyelenggara dan juga sponsor. Karena biasanya sepak bola memang identik dengan minuman beralkohol bagi para suporternya di negara barat.

"Bir akan tersedia saat gerbang dibuka, yaitu tiga jam sebelum kick off. Siapa pun bisa membeli bir. Begitu juga satu jam setelah pertandingan saat mereka meninggalkan stadion," ujar sumber tersebut.

Budweiser juga akan mendapatkan izin untuk menjual bir pada FIFA Fan Zone utama yang terletak di pusat kota Doha mulai pukul 18.30 hingga 01.00 dini hari setiap hari, selama 29 hari turnamen berlangsung.


Bir Sebelumnya Dilarang, Sponsor Meradang

Iran tercatat sudah tampil sebanyak lima kali di turnamen sepak bola terbesar di dunia itu, yaitu Piala Dunia 1978, 1998, 2006, 2014, dan 2018. Raihan terbaiknya yaitu saat edisi 2018 di Rusia. (AP/Vahid Salemi)

Izin ini menunjukkan sikap melunak dari Qatar yang sebelumnya melarang penuh konsumsi bir selama Piala Dunia 2022 berlangsung akhir tahun nanti. Namun, ternyata Qatar tetap melakukan aturan membatasi penjualan.

Sebagai perbandingan, bir dijual sepanjang hari pada Piala Dunia edisi sebelumnya di Rusia maupun Brasil. Kedua negara ini memang tidak memiliki larangan soal minuman beralkohol.

Budweiser sempat menyatakan kekhawatirannya karena sudah membayar biaya sponsor. Tetapi perusahaan asal AS itu pun menegaskan tidak akan memaksa, tetapi mencari jalan tengah agar bisa menyesuaikan diri dengan aturan tuan rumah.

"Kami bekerja terus dengan FIFA dan tentunya pihak Qatar untuk memastikan bahwa aktivasi kami selama turnamen tetap berjalan, tetapi tetap menghormati peraturan dan regulasi lokal," tulis juru bicara Budweiser dalam surelnya.

Lanjut Baca:

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Piala Dunia Qatar. Menurut jadwal, Piala Dunia 2022 nanti akan menggelar empat pertandingan dalam satu hari selama fase grup. Dengan kick off tercepat, yaitu pukul 13.00 waktu setempat. Namun, bukan berarti penjualan ini akan berlangsung mulus selama turnamen Piala Dunia nanti. Ada lagi satu masalah yang masih mengganjal terkait aturan negara Islam tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya