Piala Dunia 2022: Suporter Peru Balas Dendam, Kiper Australia Andrew Redmayne Jadi Lelucon

Suporter Peru belum sepenuhnya melupakan kegagalan lolos ke PIala Dunia 2022. Dalam sebuah video yang dibagikan oleh A-League Memes baru-baru ini, tampak seolah-olah Peru melakukan bentuk balas dendam terhadap kiper Australia.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 24 Agustus 2022, 17:00 WIB
Dalam pertandingan tersebut Australia dan juga Peru sama-sama tampil ngotot demi berlaga di ajang bergengsi. Situasi tersebut membuat penentuan pemenang harus dilakukan lewat adu penalti. Pada babak tos-tosan, Timnas Australia berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. (AFP/Mustafa Abumunes)

Liputan6.com, Jakarta Penjaga gawang Timnas Australia, Andrew Redmayne tampaknya menjadi musuh nomor satu bagi masyrakat Peru.

Itu karena ia mengagalkan ambisi Timnas Peru lolos ke Piala Dunia 2022 dengan penyelamatan penalti yang jenaka.

Peru gagal lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar usai kalah dalam drama adu penalti melawan Australia dengan skor 4-5 di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar, Senin (13/6/2022) atau Selasa dini hari WIB.

Pertandingan kualifikasi Piala Dunia play-off zona Conmebol melawan zona Asia ini, harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain 0-0 hingga babak tambahan kedua.

Andrew Redmayne yang berstatus sebagai kiper kedua, tampil sebagai penentu. Dia diberi kepercayaan oleh Pelatih Australia, Graham Arnold.

Sang pelatih menarik keluar kiper utama yang bermain di Liga Spanyol, Mathew Ryan, dan memasukkan Redmayne pada menit-menit akhir extra time.

Saat Redmayne masuk, baik Australia dan Peru sama-sama buntu. Skor masih nihil gol selama 2x45 menit, plus 2x15 menit. Redmayne pun dipersiapkan sebagai penjegal tendangan penalti Peru.

Keputusan pelatih memasukan Redmayne berjalan sukses. Sang kiper cadangan mampu mementahkan sepakan eksekutor terakhir Peru, Alex Valera.

Aksinya itu pun memastikan Australia menang 5-4 dan berhak lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Usai keberhasilannya menjadi pahlawan Australia, Redmayne viral di media sosial.

Bukan hanya karena penampilan gemilangnya di bawah mista gawang. Namun juga lantaran aksi uniknya.

Ia tampak lincah melompat-lompat untuk mengganggu konsentrasi Valera, layaknya kanguru, hingga akhirnya sukses menepis bola.


Dendam Suporter Peru

Dua pendukung Argentina berpose jelang pertandingan kualifikasi sepak bola Piala Dunia 2018 melawan Peru di Buenos Aires, (5/10) (AFP PHOTO/Juan MABROMATA)

Tampaknya, suporter Peru belum sepenuhnya melupakan kegagalan itu. Dalam sebuah video yang dibagikan oleh A-League Memes baru-baru ini, tampak seolah-olah Peru melakukan bentuk balas dendam terhadap kiper Australia tersebut.

Dalam video yang viral tersebut di akun TheRealALM, menunjukkan seorang pria berpakaian seperti Redmayne, menari dalam parade di jalan sambil melakukan gerakan yang sama dalam pertandingan melawan Peru.

Klip kemudian beralih ke arena banteng yang penuh sesak dengan penonton dan beberapa tiang gawang yang berdiri di tengah.

Lanjut Baca:

Rekaman kemudian menunjukkan Redmayne terlihat berdiri di gawang, mengayunkan lengan dan kakinya. Namun setelah itu, sebuah gerbang terbuka untuk melepaskan banteng yang tampak marah langsung menuju pria yang berkostum Redmayne. Seolah-olah semua kemarahan dan frustrasi dari bangsa itu ditampung dan diwujudkan ke dalam hewan yang satu ini saat ia menyerbu ke arah pria berkostum Redmayne. Pria itu mencoba menghindari banteng dengan beberapa gerakan tarian halus. Namun, dia akhirnya ditendang oleh banteng tersebut. Ada sorakan dan teriakan yang sama dari penonton yang melihat, penghinaan mereka terhadap kiper Australia benar-benar terpancar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya