Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak tujuh wakil Indonesia melakoni babak pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Senin (22/8/2022). Lima di antaranya meraih kemenangan dan melangkah ke babak berikut.
Wakil yang gugur datang di nomor tunggal putra. Pemain muda Chico Aura Dwi Wardoyo. Pebulu tangkis yang pernah menjuarai Malaysia Masters 2022 itu takluk dari atlet Negeri Jiran Ng Tze Yong. Nasib sama dialami tunggal senior Tommy Sugiarto yang dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
Advertisement
Sementara Anthony Ginting dipaksa melakoni rubber game sebelum membekuk wakil Brasil Ygor Coelho. "Di gim pertama saya bermain cukup tegang, dari pergerakan kaki juga terlalu lambat jadi kurang bisa bermain dengan pola saya sendiri," kata Ginting.
"Di gim kedua serta ketiga coba buat percepat tempo permainan, dan berhasil. Akhirnya permainan lebih bisa berkembang dan lebih bisa menikmati pertandingan juga lebih tenang. Puji Tuhan bisa menang," ucap atlet badminton peringkat enam dunia BWF itu.
Jonatan Christie menyusul Ginting ke fase selanjutnya. Ia tampil dominan atas tunggal putra asal Prancis Toma Junior Popov di babak 64 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.
Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri juga berjaya. Dia menjaga performa dengan unggul dua gim langsung atas wakil Skotlandia Kirsty Gilmour. Jorji selanjutnya bersua unggulan pertama BWF World Championship 2022 Akane Yamaguchi dari Jepang.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
2 Ganda Melenggang
Dua wakil Indonesia lain yang tampil turun di nomor ganda. Kembali dipasangkan, ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto menyisihkan wakil Chinese Taipei Chang Ching Hui/Yang Ching Tun 21-14, 21-8.
Fadia/Ribka tidak kesulitan mengeluarkan penampilan terbaik dengan melesat 5-0 di awal laga. Keunggulan lebar tersebut membantu mereka tampil tenang. Keduanya lalu memimpin 11-6 pada interval, sebelum melesat 14-7, 17-10, hingga akhirnya mengamankan gim pembuka.
Hegemoni Fadia/Ribka berlanjut di gim kedua. Serangan demi serangan membuat mereka melenggang 7-0 dan unggul 11-4 di jeda. Fadia/Ribka bahkan mampu mempertegas dominasi menjadi 15-5, 18-7, dan memastikan kemenangan.