Sebuah penelitian baru saja menemukan manfaat dari permen karet. Tapi, seorang pria malah dibuat tersedak akibat permen karet yang membuat nyawanya tak tertolong.
Michael Leslie Jones, 59, ambruk di luar rumahnya setelah keluar bersama teman-temannya di malam hari. Dia ditemukan tetangga dan paramedis yang mencoba menyadarkan dirinya, tapi ia dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Sebuah pemeriksaan post mortem menemukan permen sepanjang 2 sentimeter bersarang di tenggorokannya. Michael dari Mold, Wales Utara, usai minum kurang dari empat gelas di pub sebelum insiden tragis itu terjadi.
Media TheSun, Selasa (5/2/2013), mewartakan, Wakil Koroner Wales Nicola Jones mengatakan, kalau korban memang minum-minuman tapi ia tidak mabuk. "Kakinya tabil dan tidak mengeluh merasa tidak sehat. Ini sungguh kecelakaan tragis," kata Jones.
"Ini kasus yang sangat tidak biasa dan jika ini bisa mencegah hal itu terjadi lagi, mudah-mudahan, orang lebih menyadari bahaya dari permen karet."
Permen karet tak hanya bisa merusak gigi. Namun beberapa orang percaya kalau permen karet bisa membuatnya tidak tegang. Padahal permen karet bisa membuat Anda kembung, atau meningkatkan keinginan untuk terus makan. Gum menyebabkan tubuh memproduksi cairan pencernaan (asam klorida) dalam persiapan makan makanan padat, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Permen karet memang dirancang untuk dikunyah tapi bukan ditelan. Seorang ahli mengatakan, sebenarnya kalau permen karet tertelan tak akan masalah. Dr Adegboyega Akere, seorang pencernaan konsultan, University College Hospital (UCH), Ibadan, Oyo, menyatakan bahwa permen karet, meskipun tidak dimaksudkan untuk ditelan, akan dicerna seperti makanan lain yang bisa ditelan. Permen karet yang ditelan dapat dicerna atau dipecah dengan asam klorida, yang ada dalam saluran pencernaan.
"Ketika Anda mengunyah permen karet dan masuk ke perut, itu akan dicerna".(Mel/Igw)
Michael Leslie Jones, 59, ambruk di luar rumahnya setelah keluar bersama teman-temannya di malam hari. Dia ditemukan tetangga dan paramedis yang mencoba menyadarkan dirinya, tapi ia dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Sebuah pemeriksaan post mortem menemukan permen sepanjang 2 sentimeter bersarang di tenggorokannya. Michael dari Mold, Wales Utara, usai minum kurang dari empat gelas di pub sebelum insiden tragis itu terjadi.
Media TheSun, Selasa (5/2/2013), mewartakan, Wakil Koroner Wales Nicola Jones mengatakan, kalau korban memang minum-minuman tapi ia tidak mabuk. "Kakinya tabil dan tidak mengeluh merasa tidak sehat. Ini sungguh kecelakaan tragis," kata Jones.
"Ini kasus yang sangat tidak biasa dan jika ini bisa mencegah hal itu terjadi lagi, mudah-mudahan, orang lebih menyadari bahaya dari permen karet."
Permen karet tak hanya bisa merusak gigi. Namun beberapa orang percaya kalau permen karet bisa membuatnya tidak tegang. Padahal permen karet bisa membuat Anda kembung, atau meningkatkan keinginan untuk terus makan. Gum menyebabkan tubuh memproduksi cairan pencernaan (asam klorida) dalam persiapan makan makanan padat, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Permen karet memang dirancang untuk dikunyah tapi bukan ditelan. Seorang ahli mengatakan, sebenarnya kalau permen karet tertelan tak akan masalah. Dr Adegboyega Akere, seorang pencernaan konsultan, University College Hospital (UCH), Ibadan, Oyo, menyatakan bahwa permen karet, meskipun tidak dimaksudkan untuk ditelan, akan dicerna seperti makanan lain yang bisa ditelan. Permen karet yang ditelan dapat dicerna atau dipecah dengan asam klorida, yang ada dalam saluran pencernaan.
"Ketika Anda mengunyah permen karet dan masuk ke perut, itu akan dicerna".(Mel/Igw)