Liputan6.com, Madrid - Manchester United ingin meningkatkan opsi serangan mereka sebelum jendela transfer musim panas ditutup. Ini terlepas dari ketidakpastian masa depan Cristiano Ronaldo.
Joa Felix baru-baru ini muncul sebagai target potensial. Satu laporan mengklaim bahwa perwakilan MU telah mengadakan pembicaraan dengan Atletico Madrid di ibu kota Spanyol, Selasa (16/8/2022) lalu.
Advertisement
Menurut media Spanyol, AS, Man Utd sudah mengajukan tawaran 110 juta pound atau sekitar Rp 1,65 triliun untuk Joao Felix. Tetapi, dengan cepat tawaran itu ditolak oleh Atletico.
Klub Liga Spanyol ini tidak tertarik untuk menjual pemain berusia 22 tahun tersebut musim panas ini. Apalagi, dia memiliki klausul pelepasan 295,7 juta pound yang menggiurkan.
Laporan itu juga menyebutkan pemain timnas Portugal itu dianggap sebagai salah satu pemain paling penting Atletico oleh rekan satu timnya dan pelatih Diego Simeone.
Sejak saat itu, Atletico Madrid melalui akun Twitter resminya memposting gambah latiha Joao Felix bersama dengan tulisan "Tak Ternilai".
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Belum mencapai harapan
Sejak bergabung dari Benfica dengan rekor transfer klub 114 juta pound pada musim panas 2019, Felix telah mencetak 29 gol dan memberikan 18 assist dalam 112 penampilan untuk Atletico di semua kompetisi.
Namun, penyerang berusia 22 tahun itu belum mencapai ketinggian yang diharapkan. Dia diturunkan hanya dalam 13 pertandingan La Liga Spanyol musim lalu karena cedera.
Felix, yang mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 pra-musim Atletico atas Man United bulan lalu, kini ingin membenarkan label harganya. Dia bertekad meningkatkan performanya dengan Los Colchoneros.
"Saya senang, saya bekerja untuk membantu tim, memberikan kegembiraan kepada klub dan semua orang Atletico. Tahun-tahun lain saya selalu berusaha untuk menjadi lebih baik. Jika ini adalah tahun saya, Entahlah, itu tergantung, kita tidak tahu tentang masa depan," kata Joao Felix kepada AS.