Jadwal MotoGP Austria 2022: Menanti Pemenang di 'Sirkuit Ducati'

Pembalap satelit Ducati, Enea Bastianini sangat menyukai balapan di MotoGP Austria.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 16 Agustus 2022, 18:30 WIB
Enea Bastianini (depan) yang memulai start dari posisi kelima baru berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menjadi juara usai melewati Jack Miller yang terus memimpin sejak awal. Ia melakukannya di lap ke-16. (AP/Eric Gay)

Liputan6.com, Jakarta Ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP kembali bergulir akhir pekan ini. Rider-rider bakal beradu cepat di sirkuit Red Bull Ring, Minggu (21/8/2022). 

Lintasan ini dikenal ramah bagi Ducati karena memiliki memiliki lintasan lurus yang panjang. Itu sebabnya, para pembalap Gresini yang merupakan tim satelit Ducati sangat antusias balapan di sana. 

Enea Bastianini salah satunya. Seperti dilansir dari Autosan, Bastianini sangat menyukai Red Bull Ring. Meski tahun lalu tidak mampu berbuat banyak bersama Ducati, dia tetap senang balapan di sana.  

"Red Bull Ring tidak diragukan lagi adalah sirkuit yang saya sukai dan di mana saya berhasil melakukannya dengan baik di masa lalu, terutama di kategori yang lebih rendah," kata Enea Bastianini mengacu pada performa yang diperlihatkannya saat tampil di kelas Moto2 dan Moto3 sebelumnya. 

"Tahun lalu bersama Ducati saya tidak terlalu beruntung saat lomba, tapi kami juga sangat kompetitif sepanjang akhir pekan dan itu menjadi pertanda baik. Tujuannya adalah untuk melanjutkan jalan yang sama seperti di Silverstone dan terus berada di posisi teratas," ujar Bastianini menambahkan. 

Tidak hanya Bastianini yang bersemangat menghadapi MotoGP Austria. Rekan pembalap Ducati, Francesco Bagnaia tentu menyimpan ambisi yang sama. Pembalap asal Italia itu ingin melanjutkan dua kemenangan beruntun yang berhasil diraihnya pada MotoGP Belanda dan Inggris sebelumnya.

Kemenangan ini sekaligus memperlambat laju sang juara bertahan Fabio Quartararo dalam mengejar trofi musim ini. Meski masih mnemimpin klasemen pembalap MotoGP 2022, jarak pembalap Yamaha itu dengan rival-rival di bawahnya semakin dekat setelah mengalami kegagalan di dua balapan terakhir. 

 

 

 

 

 


Mulai dari Awal

Fabio Di Giannantonio merupakan pembalap rookie di tim Gresini Racing MotoGP. Pebalap Italia itu sukses menggasak 4 podium dengan 1 kemenangan di Jerez. (AFP/Karim Jaafar)

Sementara itu, pembalap Gresini lainnya, Fabio Di Giannantonio, menganggap Red Bull Ring sebagai sirkuit yang sangat menantang. Apalagi dia belum juga mampu merebut hasil yang baik di sana.

Kembali ke Red Bull Ring tahun ini menurutnya seperti memulai dari awal. "Red Bull Ring selalu jadi sirkuit menantang bagi saya dan sejauh ini saya belum bisa mendapatkan hasil terbaik di sana, jadi saya pikir waktunya telah tiba untuk mengubah banyak hal," kata pembalap Italia tersebut.

Lanjut Baca:

Di Giannantonio bertolak ke Austria dengan modal yang tidak menjanjikan dari seri sebelumnya. Di Silverstone, pembalap berusia 23 tahun itu tidak mampu berbuat banyak. "Kami ingin menebusnya. Kami harus mulai dari awal, memulihkan sensasi yang hilang, mencetak poin, dan kembali ke level performa di paruh pertama musim ini,” katanya menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya