Fans Israel Tak Bisa Beli Tiket Piala Dunia 2022, Qatar Lebih Akui Palestina

Pihak Israel langsung ngadu ke FIFA karena perlakuan tidak adil penyelenggara Piala Dunia 2022.

oleh Anry DhanniaryDiterbitkan 17 Agustus 2022, 06:00 WIB
Orang-orang melintasi layar yang menampilkan logo Piala Dunia Qatar 2022, di jalanan New Arbat, pusat kota Moskow di Rusia, Selasa (3/9/2019). Logo tersebut ditampilkan di ruang publik di Qatar dan kota-kota besar seluruh dunia. (AP Photo/Pavel Golovkin)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya akan digelar di kawasan Jazirah Arab. Qatar dipercaya untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah turnamen empat tahunan tersebut.

Tetapi penunjukkan itu menimbulkan polemik bagi pecinta sepak bola asal Israel. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan tiket pertandingan Piala Dunia Qatar karena negaranya tidak terdaftar.

Winterhill Hospitality yang mendapatkan izin dari FIFA untuk menjual dan mendistribusikan tiket Piala Dunia 2022 via pemesanan online, ternyata tidak memasukkan Israel sebagai salah satu negara yang bisa membeli.

Pada situs penjualan tiket, peta Israel malah ditulis sebagai "kawasan Palestina yang diambil" (Palestinian Territory Occupied). Perubahan ini ternyata dibuat oleh seorang agen penjualan.

FIFA Network akhirnya memperbaiki hal tersebut karena membuat calon penonton dari Israel marah besar, karena tidak mendapat perlakuan yang sama dibanding negara lain.

Masalah ini bahkan masuk dalam pembahasan televisi nasional Israel, yang menyatakan "FIFA banjir kritik setelah insiden ini".

Seperti yang kita ketahui, Israel dan Palestina memang terlibat konflik wilayah selama berpuluh-puluh tahun. Ditambah aksi pencaplokan wilayah oleh Israel gencar dilakukan dalam beberapa tahun belakangan.

Hubungan diplomatik Qatar dengan Israel sendiri sempat memanas setelah penyerangan ke Jalur Gaza oleh negara zionis tersebut.

Negara lain yang juga tidak terdaftar adalah Azerbaijan, Armenia dan Georgia. Mereka hampir pasti tidak bisa menonton laga Piala Dunia 2022. Hingga sekarang tidak diketahui alasan.


Ngadu ke FIFA, Israel Akhirnya Boleh Masuk Qatar

Sebuah papan reklame menampilkan logo resmi Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di pinggiran Buenos Aires, pada Selasa (3/9/2019). Logo tersebut ditampilkan di ruang publik di Qatar dan kota-kota besar seluruh dunia. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP)

Qatar sebenarnya membuka pintu sebesar-besarnya bagi negara lain untuk datang dan menonton Piala Dunia di negara Muslim tersebut, karena mengedepankan rasa hormat pada agama lain dan keberagaman. Tetapi tidak untuk Israel.

Menurut Marca, pihak Israel akhirnya turun langsung untuk melobi pejabat FIFA supaya bisa datang tanpa menggunakan paspor asing, dan juga diperlakukan seperti layaknya warga negara lain.

Lampu hijau pun diberikan. Pemerintah Qatar akhirnya luluh demi kelancaran event Piala Dunia bulan November-Desember nanti. Ini adalah kali pertama warga Israel bisa masuk Qatar dengan paspor asli mereka.

Lanjut Baca:

Tetapi sebelumnya mereka harus membeli tiket secara online lalu mengajukan Fan ID. Nah, ID inilah yang akan memberikan mereka akses untuk memesan tiket pesawat, hotel, dan juga akses masuk Qatar. Bahkan, baik Israel, Qatar, dan FIFA langsung sepakat untuk membuka rute baru yang membawa penumpang dari Tel Aviv ke Doha dan kota lain di Qatar selama Piala Dunia digelar. * BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya