Liputan6.com, Manchester - Manchester United akan melakukan upaya terakhir untuk mendapatkan Frenkie de Jong pada bursa transfer musim panas 2022. Setan Merah sangat ingin memboyong gelandang Barcelona itu ke Old Trafford.
Menurut Sport, MU sedang bersiap untuk membuat tawaran kontrak terakhir kepada Frenkie de Jong. Kontrak itu akan membuatnya menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di skuat racikan Erik ten Hag.
Advertisement
Laporan tersebut juga mengklaim juara Liga Inggris 20 kali itu bersedia membayar 14 juta pounds atau sekitar Rp 255 miliar kepada De Jong. Itu adalah besaran gaji yang belum dibayarkan Barcelona dan diyakini menjadi salah satu hambatan utama yang mencegah kepergian pemain berusia 25 tahun itu.
Selain itu, absennya Man United dari Liga Champions musim ini disebut-sebut menjadi masalah besar bagi De Jong. Karena itu, dia juga sangat dikait-kaitkan dengan Chelsea dan Bayern Munchen.
Namun dapat dipahami baik Chelsea maupun Munchen tidak akan siap menandingi tawaran transfer MU kepada Frenkie de Jong. Sehingga Barcelona ingin menjualnya kepada Setan Merah.
Barcelona secara pribadi dikatakan tertarik untuk menjual pemain timnas Belanda itu karena nilai transfernya yang tinggi dan paket gajinya besar. Jumlah itu akan meningkat untuk musim yang baru.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Barcelona tertekan
Meski berpeluang kembali reuni dengan Erik ten Hag di Manchester United, Frenkie de jong bertekad bertahan di Barcelona. Dia menyebut tim Catalan sebagai klub impiannya saat ditanya tentang minat MU pada Juni lalu.
"Saya lebih suka tinggal bersama Barcelona. Barcelona adalah klub impian saya. Juga sejak usia muda," tutur De Jong kepada ESPN.
"Saya tak pernah menyesali pilihan saya meskipun faktanya saya mengharapkan lebih banyak hadiah daripada yang pernah saya telah dicapai sejauh ini. Tetapi ,saya tidak pernah menyesali pilihan saya."
Presiden Barcelona Joan Laporta, baru-baru ini, bersikeras ingin mempertahankan gelandang berusia 25 tahun itu. "Frenkie adalah pemain Barca. Kami ingin dia bertahan, dia ingin bertahan. Kami sudah menerima tawaran penting untuknya, tetapi dia adalah pemain kami," katanya.