Liputan6.com, Jakarta Nyanyian provokatif mewarnai laga Fenerbahce melawan Dynamo Kiev di Istanbul, Kamis (28/7/2022). Sekelompok pendukung tuan rumah, mengumandangkan nama Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai respons terhadap gol pertama yang dicetak tim tamu pada laga kualifikasi Liga Champions tersebut.
Bertanding di Stadion Sucru Saracoglu, Fenerbahce harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kalah 1-2 lewat perpanjangan waktu. Tuan rumah yang terpaksa kehilangan salah seorang pemainnya pada menit ke-54 mengalami kebobolan pertama lewat gol Vitaliy Buyalskyi pada menit ke-57.
Advertisement
Fenerbahce sempat membalas pada menit ke-88 melalui Attila Szalai. Karena kedua tim bermain imbang 0-0 di leg pertama, pertandingan kemudian dilanjutkan lewat adu penalti. Dyamo Kiev akhirnya menang 2-1 setelah Oleksandr Karavayev berhasil menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-114.
Pertarungan berjalan dalam tensi tinggi. Satu pemain Fenerbahce, Ismail Yuksek menerima kartu merah dalam duel ini. Dan saat Buyalskyi melakukan selebrasi atas gol pertamanya, sebagian pendukung tuan rumah membalasnya dengan meneriakkan nama Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Seperti diketahui, Vladimir Putin adalah sosok yang memerintahkan penyerangan terhadap Ukraina. Peperangan masih terus berlanjut hingga saat ini dan telah memakan korban jiwa di kedua pihak.
Nyanyian ini tentu tidak terasa nyaman di telinga para pemain Dynamo Kiev yang berasal dari Ukraina. Meski demikian, tidak ada aksi balasan berlebihan yang dilakukan tim tamu atas insiden tersebut.
UEFA Turun Tangan
Nyanyian provokatif untuk menjatuhkan mental lawan sebenarnya bukan hal baru dalam sepak bola. Hanya saja, ada berbagai batasan yang harus ditaati oleh para suporter untuk menghindari sanksi.
UEFA selaku penyelenggara Liga Champions tengah mempelajari hal ini. Seperti dilansir irishtime.com, otoritas sepak bola tertinggi di Benua Biru itu telah meminta pejabat bagian kode disiplin untuk menyelidiki pelanggaran yang dilakukan fans Fenerbahce lewat nyanyain Presiden Vladimir Putin.
"Inspektur Etika dan Disiplin akan menyelidiki dugaan perilaku buruk pendukung Fenerbahce pada pertandingan melawan Dynamo Kyiv," bunyi pernyataan resmi UEFA terkait insiden tersebut.
Bertemu Wakil Austria
Sementara itu, Dynamo Kiev memang tengah menapaki jalan menuju babak utama Liga Champions musim ini. Kemenangan atas Fenerbahce telah mengantar pasukan Mircea Lucescu ke babak ketiga kualifikasi. Pada laga berikutnya, Dynamo Kiev akan bertemu dengan wakil Austria, FK Strum.