Michael Lawanto, Dokter Muda yang Sempat Hadapi Masalah Keuangan Saat Kuliah, Hingga jadi Pengusaha Sukses

Michael Lawanto merupakan dokter yang dikenal sebagai pengusaha sukses.

oleh Liputan6.comDiperbarui 05 Juli 2022, 21:38 WIB
Dokter muda Michael Lawanto

Liputan6.com, Jakarta Dokter yang juga influencer Michael Lawanto dikenal sebagai pengusaha sukses. Siapa sangka, dari terlambat membayar uang kuliah membuat seseorang mengambil keputusan untuk membuka usaha seperti yang dialami dr. Michael Lawanto.

Dokter muda kelahiran 18 Januari 1990 ini punya keinginan mewujudkan cita-citanya sejak masih SMP, karena punya jiwa penolong serta ingin merubah hidupnya.

"Awalnya saya punya keinginan jadi dokter dari SMP, karena merasa jadi dokter ini nggak (akan) kekurangan," kata dr. Michael Lawanto dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

"Waktu dulu SMP, saya lihat teman-teman saya punya mobil, bisa jalan-jalan ke luar negeri. Sedangkan orangtua saya belum punya mobil, kalau liburan paling ke Surabaya," tambahnya.

 


Kebutuhan

Dokter muda Michael Lawanto dan Kaesang Pangarep

Dari situlah dirinya ingin mengubah hidupnya agar bisa mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarga.

"Saya ingin mengubah hidup dan ingin hidup yang nggak serba kekurangan," beber dr. Michael.

Namun, saat menempuh impiannya menjadi dokter di Universitas Wijaya Kusuma, Michael Lawanto dihadapkan dengan masalah keuangan keluarga yang membuat biaya kuliahnya terlambat sampai 3 bulan.

"Saat mulai terlambat bayar SPP, saya mengungkapkan keinginan saya untuk memulai usaha kepada Farrah, istri saya yang pada saat itu masih jadi pacar saya,” lanjut Michael.

 


Usaha

Dokter muda Michael Lawanto

Usaha pertama Michael adalah dropshipper barang fesyen dan obat herbal Thailand yang tidak membutuhkan modal.

Karena pada saat itu, di Surabaya sedang tren pelihara anjing, profit dari usaha dropshipper yang dimilikinya dialihkan ke usaha breeding atau ternak anjing.

Saat breeding anjing, ia mengalami jatuh bangun karena sempat ditipu yang mengakibatkan kerugian.

Baru di tahun keempat, bisnis breeding anjingnya mendapat titik terang dan meraih keuntungan besar.

"Di tahun keempat, saya mendapat permintaan untuk ekspor impor anjing dari luar, modal cuma puluhan juta, saya jual ratusan. Dari situ saya mulai dikenal dengan breeder kualitas anjing yang bagus-bagus. Saya juga menang kejuaraan dan bisa punya tabungan," lanjut dia.

 

 


Keuntungan

Keuntungan besar itulah yang menjadi awal dari Honey Pok, usaha makanan yang berawal dari hobi nonton bioskop.

Lanjut Baca:

"Waktu kuliah di semester akhir, usaha breeding saya gini-gini aja. Karena urus skripsi, anjing saya hampir setahun nggak ada produksi. Jadi saya jual semua anjing saya buat banting setir ke Honey Pok," imbuhnya. "Ide Honey Pok hadir karena saya dan istri saya yang hobi nyemil dan hobi nonton bioskop, jadi dulu kami suka bawa makanan dari luar," tambahnya. Ia mengakui, membuat resep Honey Pok tidaklah mudah, melewati banyak trial and error. "Dibantu ibu saya yang jago masak. Cabang pertama Honey Pok buka di Banjarmasin dan mendapat respon yang bagus," katanya. Bahkan, ia menyebut, dalam dua bulan, pendapatannya di Banjarmasin bisa menutupi biaya operasional selama dua tahun. Setelah sukses di Banjarmasin, bisnis kulinernya ekspansi ke Surabaya dan kota-kota lain di Indonesia hingga berhasil membuka delapan cabang dalam setahun. Lulus kuliah, dr. Michael Lawanto kemudian menikahi dr. Farrah Raktion. Bersama istrinya, ia pelan-pelan membuka praktek yang kemudian berkembang menjadi klinik di tahun 2020 dengan nama dr. MF Beautycare. Kliniknya sekarang semakin berkembang dengan klien dari berbagai kalangan.  

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya