Liputan6.com, Jakarta: Wakil Presiden Hamzah Haz membantah berita penangkapan anaknya bernama Laura yang diduga terlibat pesta shabu-shabu bersama artis Ibra Azhari, Kamis silam. Menurut dia, berita tersebut hanya isu murahan yang disebarkan lawan politiknya. "Saya juga heran dari mana berita itu. Coba tanyakan langsung pada Kapolda," ujar Hamzah seusai mengantar Presiden Megawati Sukarnoputri di Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (22/2).
Ketika berita tersebut dikonfirmasikan, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Makbul Padmanegara menegaskan, pihaknya memang telah meringkus seorang artis bernama Ibra Azhari dalam kasus narkoba. Namun, ketika ditangkap, menurut Kapolda, Ibra hanya sendirian dan tak ada tersangka lain. Apalagi, dia menambahkan, seorang wanita bernama Laura. "Masa Anda nggak percaya sama saya? Masa saya harus sumpah pocong?" kata Makbul.
Pernyataan Makbul juga dibenarkan Direktur Reserse Narkotika Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Carlo Tewu pada Jumat kemarin. Menurut Carlo, pihaknya membekuk Ibrahim alias Ibra Azhari di Wisma Rajawali, Jakarta Selatan, sekitar pukul 18.00 WIB. Dari tangan tersangka, polisi menyita 230 pil ekstasi, 16 gram shabu-shabu, dan 8,5 gram kokain [baca: Adik Kandung Artis Ayu Azhari Ditangkap Lagi].
Namun, menurut sumber SCTV yang menolak disebutkan identitasnya, pada saat ditangkap Ibra tengah berpesta shabu-shabu dengan kawan wanitanya bernama Laura, anak seorang petinggi negara dan seorang pria. Namun, kedua orang itu berhasil kabur lewat pintu belakang. Terbetik kabar, kedua orang itu sengaja dilepaskan polisi mengingat yang wanita adalah anak seorang pejabat tinggi.
Keterlibatan anak petinggi negara dalam kasus narkoba memang bukan hal mengagetkan lagi. Sebut saja, Agus Isrok, anak mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Subagyo H.S yang ditangkap saat bertransaki shabu-shabu di sebuah kamar hotel di bilangan Jakarta. Agus yang juga anggota Komando Pasukan Khusus TNI AD berpangkat Letnan Dua Infanteri itu akhirnya divonis empat tahun penjara.(ORS/Esther Mulyanie dan Gatot Setiawan)
Ketika berita tersebut dikonfirmasikan, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Makbul Padmanegara menegaskan, pihaknya memang telah meringkus seorang artis bernama Ibra Azhari dalam kasus narkoba. Namun, ketika ditangkap, menurut Kapolda, Ibra hanya sendirian dan tak ada tersangka lain. Apalagi, dia menambahkan, seorang wanita bernama Laura. "Masa Anda nggak percaya sama saya? Masa saya harus sumpah pocong?" kata Makbul.
Pernyataan Makbul juga dibenarkan Direktur Reserse Narkotika Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Carlo Tewu pada Jumat kemarin. Menurut Carlo, pihaknya membekuk Ibrahim alias Ibra Azhari di Wisma Rajawali, Jakarta Selatan, sekitar pukul 18.00 WIB. Dari tangan tersangka, polisi menyita 230 pil ekstasi, 16 gram shabu-shabu, dan 8,5 gram kokain [baca: Adik Kandung Artis Ayu Azhari Ditangkap Lagi].
Namun, menurut sumber SCTV yang menolak disebutkan identitasnya, pada saat ditangkap Ibra tengah berpesta shabu-shabu dengan kawan wanitanya bernama Laura, anak seorang petinggi negara dan seorang pria. Namun, kedua orang itu berhasil kabur lewat pintu belakang. Terbetik kabar, kedua orang itu sengaja dilepaskan polisi mengingat yang wanita adalah anak seorang pejabat tinggi.
Keterlibatan anak petinggi negara dalam kasus narkoba memang bukan hal mengagetkan lagi. Sebut saja, Agus Isrok, anak mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Subagyo H.S yang ditangkap saat bertransaki shabu-shabu di sebuah kamar hotel di bilangan Jakarta. Agus yang juga anggota Komando Pasukan Khusus TNI AD berpangkat Letnan Dua Infanteri itu akhirnya divonis empat tahun penjara.(ORS/Esther Mulyanie dan Gatot Setiawan)