VIDEO: Bertarung Nyawa Demi Sekolah di Sumsel

Para pelajar di Desa Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, harus bertarung nyawa untuk menuju sekolah.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 Januari 2013, 13:02 WIB
Para pelajar di Desa Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, harus bertarung nyawa untuk menuju sekolah. Mereka harus bergelayut di tali jembatan karena tidak adanya papan titian jembatan. Sejak 2007 jembatan rusak dan belum pernah diperbaiki.

Ego Ronaldo dan Tomi, pelajar SD di Lawang Kidul mengumpulkan keberanian untuk meniti jembatan. Sekilas tidak ada masalah dengan jembatan ini, tetapi di tengah jembatan barulah terlihat rusaknya jembatan.

Papan tempat berpijak tidak ada, sehingga tangan dan kaki mungil mereka harus bergantung pada sling atau tali jembatan, Rabu (30/1/2013). Aksi anak-anak ini mungkin mengingatkan pada aksi di film Indiana Jones yang juga bergantung di jembatan.
 
Hampir setiap hari para pelajar ini bertarung nyawa karena jembatan ini adalah jalan tercepat untuk ke sekolah. Tidak menggunakan jembatan berarti harus berjalan jauh dan mengeluarkan ongkos transpor yang tidak sedikit.

Anak-anak ini berharap agar jembatan yang sudah rusak sejak 2007 segera diperbaiki pemerintah daerah, agar tunas-tunas bangsa ini tidak perlu bertaruh nyawa untuk pergi ke sekolah. (Frd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya