Liputan6.com, Jakarta: Manajemen Bank Danamon membenahi diri agar saham bank mereka bisa dijual dengan harga yang bagus. Langkah tersebut dilakukan setelah Bank Danamon belum lama ini melakukan road show ke sejumlah negara. Dari road show itu diketahui bahwa calon investor mengikuti terus perkembangan perbankan di Indonesia, termasuk Danamon. Demikian dikatakan Direktur Utama Danamon Arwin Rasyid ketika memaparkan perkembangan bank tersebut kepada publik di Jakarta, Rabu (19/2).
Arwin mengatakan, promosi kinerja Bank Danamon dilakukan di Singapura, Hongkong, dan Inggris. Tujuannya tak lain agar pemilik modal melirik saham Danamon yang hendak dijual melalui pola strategic sale sebanyak 51 persen dan melalui pasar saham sebanyak 20 persen. Arwin berharap, dalam dua pekan ke depan sudah ada investor yang mengajukan penawaran.
Asal tahu saja, DPR sempat meminta pemerintah menunda proses divestasi Danamon lantaran harga saham bank itu merosot awal bulan ini [baca: Kepala BPPN: Divestasi Bank Danamon Jalan Terus]. Saham Danamon menurun tajam dari Rp 2.000 menjadi Rp 950 per lembar. Namun, harga saham Danamon kembali bergerak naik hingga mencapai Rp 1.175 per lembar, Rabu kemarin. Kinerja Bank Danamon juga membaik. Ini terlihat dari kenaikan laba sebelum pajak yang mencapai Rp 989 miliar atau naik 31 persen dibanding 2001.(DEN/Rishnaldi dan Mardianto)
Arwin mengatakan, promosi kinerja Bank Danamon dilakukan di Singapura, Hongkong, dan Inggris. Tujuannya tak lain agar pemilik modal melirik saham Danamon yang hendak dijual melalui pola strategic sale sebanyak 51 persen dan melalui pasar saham sebanyak 20 persen. Arwin berharap, dalam dua pekan ke depan sudah ada investor yang mengajukan penawaran.
Asal tahu saja, DPR sempat meminta pemerintah menunda proses divestasi Danamon lantaran harga saham bank itu merosot awal bulan ini [baca: Kepala BPPN: Divestasi Bank Danamon Jalan Terus]. Saham Danamon menurun tajam dari Rp 2.000 menjadi Rp 950 per lembar. Namun, harga saham Danamon kembali bergerak naik hingga mencapai Rp 1.175 per lembar, Rabu kemarin. Kinerja Bank Danamon juga membaik. Ini terlihat dari kenaikan laba sebelum pajak yang mencapai Rp 989 miliar atau naik 31 persen dibanding 2001.(DEN/Rishnaldi dan Mardianto)