Greysia Polii Pamit Pensiun, Laga Terakhir Penuh Haru dan Kegembiraan

Setelah 30 tahun menggeluti bulu tangkis, Greysia Polii memutuskan pensiun sebagai atlet dari olahraga yang telah membesarkan namanya. Laga terakhir peraih medali emas Olimpiade 2020 itu berlangsung penuh hari dan kegembiraan.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 12 Juni 2022, 13:25 WIB
Pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polii berkeliling lapangan dan menyapa suporter usai mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi sebagai atlet professional di Istora Senayan Jakarta, Minggu (12/6/2022). Bersama Apriyani Rahayu, Greysia Polii mencetak sejarah dengan meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Greysia Polii akhirnya resmi pensiun sebagai atlet bulu tangkis. Setelah 30 tahun menggeluti dunia yang sudah membesarkan namanya, wanita kelahiran 11 Agustus 1987 ini memutuskan untuk gantung raket.

Greysia Polii berpamitan kepada publik badminton dalam acara bertajuk Testimonial Day Greysia Polii. Acara ini berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022) pagi WIB, sebelum digelar final Indonesia Masters.

"Perjalanan panjang dibutuhkan 30 tahun untuk mencapai cita-cita dari kecil. Itu semua tidak akan tercapai tanpa dukungan dari masyarakat Indonesia, keluarga, dan semuanya," kata Greysia dalam sambutannya.

"Tidak jarang saya merasa letih dan betul-betul tidak ingin melanjutkan. Tetapi, kasih dan cinta dari Indonesia terus memberikan saya kekuatan."

"Terima kasih karena setia mendukung saya dan semua atlet Indonesia. Sehingga kami bisa terus berprestasi setinggi mungkin mengharumkan nama Indonesia. Terima kasih buat bangsa Indonesia," ucap wanita berusia 34 tahun tersebut.

"Darah saya bulu tangkis, semoga bisa berkontribusi lebih baik untuk olahraga Indonesia, khusunya bulu tangkis. Saya mau melayani kembali."

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Juara di kandang sendiri

Pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polii bersama Apriyani Rahayu berfoto bersama usai mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi sebagai atlet professional di Istora Senayan Jakarta, Minggu (12/6/2022). Bersama Apriyani Rahayu, Greysia Polii mencetak sejarah dengan meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Prestasi puncak Greysia Polii selama 14 tahun sebagai karier profesional adalah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu. Selain itu, pasangan gandan putri ini juga menjuarai Indonesia Masters 2020.

"Selama belasan tahun, saya terus lalui tetapi mimpi untuk juara di kandang sendiri nggak pernah tercapai. Sampai akhirnya pada 2020 saya bisa juara bersama Apriyani di sini. Saya berterima kasih pada Tuhan, masih dikasih kesempatan satu kali juara di sini," kata Greysia soal prestasinya di turnamen super BWF level 500 itu.

"Dia (Apri) mau aja dikomentari sama saya, dia mau aja nurut sama saya. Saya juga bingung. Tapi, terima kasih karena dia menginspirasi saya untuk berlatih di usia yang sudah tidak muda. Lima tahun ini adalah lima tahun yang berharga buat saya. I love you, Sis," ucap Greysia melanjutnya.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya