Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS, Inflasi Global Mengancam

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis pagi masih bergerak melemah dipicu kekhawatiran meningkatnya inflasi global.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 09 Juni 2022, 10:15 WIB
Petugas menghitung uang rupiah di penukaran uang di Jakarta, Senin (9/11/2020). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat pada perdagangan di awal pekan ini Salah satu sentimen pendorong penguatan rupiah kali ini adalah kemenangan Joe Biden atas Donald Trump. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis pagi masih bergerak melemah dipicu kekhawatiran meningkatnya inflasi global.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 55 poin atau 0,38 persen ke posisi 14.547 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.492 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS hari ini. Penyebabnya masih karena kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan sentimen the Fed," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Kamis (9/6/2022).

Menurut Ariston, harga minyak mentah dunia yang terus naik meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan inflasi.

Harga minyak jenis Brent sekarang di kisaran 124 dolar AS per barel, sudah menembus ke atas level tertinggi bulan Mei.

"Kenaikan inflasi ini bisa menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Ariston.

 

Sentimen Suku Bunga The Fed

Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar, selalu mengalami perubahan setiap saat terkadang melemah terkadang juga dapat menguat.

Selain itu, lanjut Ariston, pelaku pasar juga bersiap mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 50 basis poin pada rapat bank sentral pada Juni ini.

"Yield obligasi pemerintah AS terus naik. Tingkat imbal hasil tenor 10 tahun kembali ke atas 3 persen. Ini mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya," kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak melemah ke level Rp14.550 per dolar AS dengan support di level 14.450 per dolar AS.

Pada Rabu (8/6) lalu, rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,26 persen ke posisi 14.492 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.454 per dolar AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya