Update Covid-19, Jumat 3 Juni 2022: 12 Provinsi Tanpa Penambahan Kasus Baru

Provinsi mana saja yang tidak melaporkan kasus baru Covid-19?

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 03 Juni 2022, 21:00 WIB
Seorang perempuan mengikuti tes swab PCR massal di Kantor Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Selasa (5/1/2021). Puskesmas Pancoran Mas melakukan tes Swab PCR kepada warga yang pernah memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Covid-19 masih menyerang warga Indonesia. Tercatat penambahan kasus baru sebanyak 372 pada Jumat (3/6/2022).

Angka Covid-19 hari ini turut menambah akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 6.056.017 terhitung sejak Maret 2020.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh sebanyak 350 sehingga akumulasinya menjadi 5.896.290.

Kasus meninggal juga masih mengalami penambahan walaupun tidak setinggi bulan-bulan sebelumnya. Penambahan kasus meninggal hari ini adalah empat sehingga akumulasinya menjadi 156.604.

Kasus aktif turut mengalami penambahan sebanyak 18 sehingga akumulasinya menjadi 3.123.

Data menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 72.486 dan suspek sebanyak 3.047. 

Laporan dalam bentuk tabel turut merinci lima provinsi penyumbang kasus positif terbanyak. Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

-DKI Jakarta 173 kasus baru dan 140 orang telah sembuh.

-Jawa Barat 46 kasus konfirmasi baru dan 27 orang sembuh dari Covid-19.

-Banten 40 kasus positif dan 81 orang telah dinyatakan sembuh.

-Jawa Timur di peringkat keempat dengan 33 kasus baru dan 30 sembuh.

-Jawa Tengah 20 kasus baru dan 25 sembuh dari Covid-19.

Provinsi lain tidak menunjukkan penambahan kasus yang terlalu signifikan. Bahkan ada 12 provinsi tanpa penambahan kasus baru sama sekali. Provinsi-provinsi itu adalah Aceh, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Jangkauan Vaksinasi

Petugas memeriksa kesehatan penerima vaksin covid-19 di RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (25/8/2021). Vaksin Moderna di Jakarta diberikan untuk warga yang tidak bisa menggunakan vaksin AstraZenecca dan Sinovac berdasarkan surat keterangan dari fasilitas kesehatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Selain rincian perkembangan kasus, data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 juga menunjukkan penambahan capaian vaksinasi per 3 Juni 2022.

Hari ini penambahan capaian vaksinasi terlihat pada dosis pertama, kedua, dan ketiga alias booster dengan rincian sebagai berikut:

-Vaksinasi dosis pertama hari ini mengalami penambahan sebanyak 66.963 sehingga akumulasinya menjadi 200.394.788.

-Vaksinasi primer dosis kedua bertambah 91.160 sehingga akumulasinya menjadi 167.598.405.

Lanjut Baca:

-Vaksinasi dosis ketiga atau disebut pula dosis penguat mengalami penambahan sebanyak 272.252 sehingga akumulasinya menjadi 46.207.196. Total penambahan capaian vaksinasi hari ini adalah 430.375 sehingga akumulasinya menjadi 414.200.389. Sedangkan, target sasaran vaksinasi adalah 208.265.720. Artinya, capaian vaksinasi sudah jauh melampaui target tersebut. Meski begitu, vaksinasi Covid-19 terus dilaksanakan untuk memberi perlindungan bagi masyarakat agar tak terinfeksi Covid-19 dengan gejala parah. Bahkan di Amerika Serikat, vaksin Covid-19 direncanakan akan segera diberikan kepada kelompok usia di bawah 5 seperti yang disampaikan pihak Gedung Putih. Koordinator respons Covid-19 Gedung Putih Ashish Jha mengatakan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengharapkan vaksinasi anak di bawah usia 5 akan benar-benar dimulai pada 21 Juni 2022.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya