Liputan6.com, Manchester- Pemain Ajax Jurrien Timber mulai ramai dibicarakan jelang bursa transfer musim panas. Sebabnya, Erik ten Hag yang kini berstatus sebagai manajer baru Manchester United (MU) dikabarkan tertarik menyewa jasa pesepak bola 20 berusia tahun tersebut.
Dilansir Metro, Ten Hag sudah mulai mempersiapkan pekerjaan di Old Trafford. Juru taktik asal Belanda itu diperkirakan bakal hadir dalam laga terakhir Liga Inggris antara MU melawan Crystal Palace di Selhurst Park pada Minggu (22/5/2022) malam WIB.
Advertisement
Erik ten Hag juga siap melakukan perombakan besar-besaran pada skuad Setan Merah. Total 10 pemain diprediksi akan hengkang dari Old Trafford pada penghujung musim ini.
Adapun Ten Hag diyakini telah mengadakan pembicaraan ekstensif dengan pihak klub terkait rencana transfer musim panas. Pelatih berkepala plontos itu kemungkinan akan mengganti pemain yang terdepak dengan mantan anak asuhnya di Ajax.
Jurrien Timber merupakan salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Setan Merah. Bek asal Belanda ini konon berada di urutan teratas dalam target transfer Ten Hag di Old Trafford.
Tak heran jika sang pelatih berniat memboyong Timber ke MU. Pesepak bola kelahiran 2001 itu memegang peranan penting di balik keberhasilan Ajax memenangkan gelar Eredivisie musim ini. Ten Hag pun merasa sang pemain layak mengenakan ban kapten di mana pun ia berkarier.
“Dia (Jurrien Timber) adalah pemimpin hebat yang dilatih di Ajax. Di samping keterampilannya bermain sepak bola, ia juga memiliki kepribadian untuk menjadi kapten,” ujar Ten Hag dalam wawancara terakhirnya sebagai juru taktik Ajax, seperti dilansir dari Metro.
Pengagum Timber
Sudah bukan rahasia bahwa Erik ten Hag merupakan pengagum Timber. Ia pun menegaskan bahwa sang pemain–bersama rekan setimnya, Antony yang juga dikaitkan dengan kepindahan ke MU–sangat layak untuk pindah ke tempat yang lebih besar.
“Saya pikir, semua klub top di Eropa ingin mendapatkan (jasa) Timber. Saya rasa hal itu berlaku untuk banyak pemain Ajax saat ini,” tutur Ten Hag kepada De Telegraaf, dikutip dari Metro.