Liputan6.com, Jakarta - Sebagai TikTokers, Vina Muliana banyak memberi pengetahuan dan wawasan terkait dunia kerja kepada followersnya. Tips dari perempuan yang bekerja sebagai HR Senior Associate BUMN seringkali jadi acuan.
Melalui aplikasi TikTok, Vina Muliana membedah tips dan cara mudah bagi para pencari kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan idaman. Seringkali, tips dan cara-cara yang disampaikannya berujung pada keberhasilan pencari kerja mendapatkan pekerjaan impian.
Advertisement
Namun bagaimana peluang kerja bisa dengan mudah didapatkan para pencari kerja baru atau lazim disebut fresh graduate. Khusus untuk masalah ini, Vina Muliana menjabarkannya melalui diskusi online yang diikuti banyak peserta.
"Para fresh graduate disebut sebagai pencari kerja yang sedang memasuki tahap awal dalam berkarier. Tentunya diperlukan langkah-langkah yang cermat," kata Vina Muliana dalam diskusi online yang digelar bersama Sribuu dengan tema #BukaKuasa di Dunia Kerja: Sukses Berkarier ala Vina Muliana, baru-baru ini.
3R untuk Menentukan Minat Karier
Tidak langsung menemukan passion-nya, ternyata Vina juga sempat merasa salah memilih jurusan perkuliahan. Bagi kamu yang merasakan hal yang sama, Vina memberikan tips untuk menentukan bidang karier yang ingin kamu pilih.
Pertama lakukan Research, cari tahu lebih lanjut tentang bidang karier yang sekiranya menarikbagi kamu. "Bisa dengan cara mencari referensi dari internet, sampai berbincang denganorang lain yang menekuni bidang tersebut," katanya.
Yang kedua, Reflect. Tinjau kembali bidang karier yang akan kamu ambil. "Jadi pastikan sesuai dengan kompetensi dan minat," kata Vina. Dan ketiga Realign, Yakinkan lagi bahwa bidang karier yang akan kamu ambil sudah sesuai dengan tujuan yang kamu inginkan.
Menerapkan 3C
Menjawab salah satu pertanyaan dari audiens, Vina memberikan tips 3C untuk para fresh graduate yang sudah siap untuk terjun ke dunia karier. Dimulai dengan Clarity, kemampuan untuk mengidentifikasi arah minat karier.
Untuk dapat melakukan ini, Vina menyarankan untuk menyisihkan waktu untuk ngobrol dengan dirisendiri, dan berdiskusi dengan orang terdekat. Yang kedua adalah Competitiveness, yaitu bagaimana kita dapat bersaing dengan ratusan bahkan ribuan pelamar kerja lainnya.