Liputan6.com, Jakarta - Kasus COVID-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dalam negeri pun terus melaporkan perkembangan jumlah kasus COVID-19 di Tanah Air.
Berdasarkan data yang dilansir dari situs resmi covid19.go.id pada Jumat (13/5/2022) pukul 12.00 WIB, terdapat tambahan 335 kasus positif COVID-19 di Indonesia, sehingga total kasus terkonfirmasi mencapai 6.049.876 orang.
Advertisement
Sebagai informasi, tambahan kasus hari ini lebih rendah dibanding hari sebelumnya. Laporan pada Kamis (12/5/2022) mencatat, terdapat 400 orang baru yang terjangkit penyakit COVID-19.
Angin segar juga datang dari statistik kasus sembuh di Indonesia. Per Jumat (13/5/2022) terdapat tambahan 785 pasien yang dinyatakan bebas dari COVID-19, sehingga akumulasinya mencapai 5.888.571 orang.
Kendati demikian, masyarakat masih perlu waspada. Pasalnya, kasus meninggal akibat COVID-19 juga bertambah 14 kasus, sehingga total korban kini menjadi 156.438 orang.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia memang berjalan baik, meski sempat diterpa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Terbukti, rawat inap secara nasional terus turun hingga 97 persen. Tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit juga sangat rendah, yakni hanya 2 persen dari keseluruhan bed yang tersedia.
“Hingga situasi pandemi COVID-19 dalam kondisi yang begitu baik. Bila dilihat secara nasional, sudah 25 hari berturut-turut kasus harian kita berada di bawah 1.000. Gambaran baik lainnya terlihat pada rawat inap secara nasional yang terus turun hingga 97 persen," ujar Menteri Luhut dalam konferensi pers pada Senin (9/5/2022) lalu.
Provinsi dengan Kasus Tertinggi
Adapun DKI Jakarta masih didaulat sebagai provinsi dengan kasus COVID-19 terbanyak di Indonesia. Mengacu pada data yang sama, DKI Jakarta tercatat memiliki total 1.248.572 kasus positif COVID-19. Jawa Barat berada di posisi kedua dengan jumlah kasus 1.105.767 orang.
Selanjutnya, Jawa Tengah menyusul di urutan ketiga dengan total 627.234 kasus. Sementara itu, Jawa Timur dan Banten masing-masing menempati posisi keempat dan kelima, dengan jumlah kasus 575.716 dan 292.601 orang.