Arus Balik Hari Ini, Diperkirakan 10 Ribu Kendaraan per Jam Masuk Jakarta

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai persiapan agar arus balik tidak menimbulkan kemacetan panjang.

oleh Muhammad AliDiterbitkan 05 Mei 2022, 20:19 WIB
Puncak Arus Balik Via Tol Tembus 137 Ribu Kendaraan. (Merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 10.000 kendaraan per jam memasuki Jakarta melalui jalan tol pada arus balik lebaran per hari ini, Kamis (5/5/2022).

"Hari ini diperkirakan ada 10.000 kendaraan per jam yang akan masuk Jakarta. 10.000 kendaraan itu harus kita kelola agar tidak menimbulkan kemacetan panjang, " kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (5/5/2022).

Sambodo mengungkapkan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai persiapan agar arus balik tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Kepolisian juga telah menerapkan sistem lawan arus (contraflow) untuk lalu lintas menuju Jakarta karena ada peningkatan jumlah kendaraan.

"Saat ini di KM70-47 arah Jakarta sudah dilakukan 'contraflow' mulai dari pukul 15.00 WIB, kendaraan dari arah timur ke Jakarta sudah ada peningkatan sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas," ujarnya yang dikutip dari Antara.

Sambodo mengatakan, peningkatan arus lalu lintas tersebut bisa ditangani dengan sistem tersebut dan belum membutuhkan rekayasa arus lalu lintas dengan sistem satu arah (one way).

Jasa Marga atas diskresi Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas buka-tutup "contraflow" mulai KM 70 hingga KM 47 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta.

"Atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga melakukan buka tutup 'contraflow' untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta," ujar Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Tody Satria dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dengan pertimbangan situasi dan kondisi tingginya volume lalu lintas, pada pukul 14.37 WIB telah dilakukan pemasangan perambuan dan pada pukul 15.35 WIB "contraflow" mulai diberlakukan dari KM 70 sampai KM 47 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

"Contraflow" secara harfiah berarti melawan arus. "Contraflow" merupakan sistem pengaturan lalu lintas yang mengubah arah laju kendaraan berlawanan dari arah normal.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan selalu berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.

 

Kepadatan Masih Normal

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa kepadatan di Tol Trans Sumatera dan Tangerang-Merak masih dalam kondisi normal menjelang arus balik Lebaran 2022 dari Sumatera menuju Jawa.

“Dari pantauan udara kami tadi, baik itu yang berada di Tol Merak ke Jakarta, kemudian tol di Lampung, jalan lintas tengah dan jalan lintas timur masih dalam keadaan normal walaupun dari sisi jumlah kendaraan yang balik ke Jawa mengalami peningkatan,” kata Gatot Eddy kepada wartawan di Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (5/5/2022).

Ia memaparkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan terjadi cukup signifikan, yakni dari kurang lebih 8.000 unit kendaraan pada tanggal 3 Mei 2022 meningkat hingga 15.000 unit kendaraan pada tanggal 4 Mei 2022.

Meskipun demikian, katanya, arus lalu lintas masih berada dalam keadaan normal dan belum terjadi kepadatan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Kapolda bersama jajarannya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satu langkah antisipasi utama adalah menyiapkan tempat pembelian tiket untuk naik kapal.

Berbagai tempat pembelian tiket tersebut dapat ditemukan di sejumlah "rest area" sepanjang Tol Trans Sumatera, tepatnya di "Rest Area" KM 20B, KM 49B, dan KM 87B.

Ia mengatakan polda sudah menyiapkan "rest area" menjadi lokasi penumpang kapal untuk menunggu apabila situasi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni mencapai tingkat merah.

“Dengan demikian bisa menunggu dan bisa diatur manajemen rekayasa lalu lintasnya yang mana manajemen rekayasa lalu lintas itu sudah disiapkan dengan cara buka tutup,” ucapnya, yang dilansir dari Antara.

Di samping itu, papar dia, para petugas telah menyiapkan tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni untuk beroperasi, menyiapkan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), dan menyiapkan Pelabuhan Panjang untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

“Mudah-mudahan nantinya dengan upaya-upaya ini, kemacetan bisa diminimalisir sehingga masyarakat yang akan balik dari Sumatera ke Jawa bisa merasakan aman, nyaman, dan sehat,” kata Gatot Eddy.

Puncak Arus Balik Pulo Gebang

Lonjakan penumpang pada aArus balik lebaran 2022 di Terminal Terpadu Pulo Gebang diprediksi akan terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran 2022.

"Untuk arus balik, diprediksi terjadi pada tanggal 7 dan 8 Mei 2022, (H+4 dan H+5 Lebaran 2022) atau hari Sabtu dan Minggu," kata Komandan Regu (Danru) Terminal Terpadu Pulo Gebang Bonari  saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (5/5/2022).

Meskipun begitu, dia melanjutkan, pihak Terminal Terpadu Pulo Gebang belum melakukan persiapan khusus untuk menghadapi lonjakan penumpang arus balik.

Mereka hanya tetap menyiapkan personel gabungan yang terdiri atas Kepolisian RI, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satpol PP, Badan Narkotika Nasional (BNN), yang berjaga selama 1x24 jam untuk menjamin keamanan dan ketertiban di sekitar Terminal Pulo Gebang, sebagaimana persiapan yang dilakukan dalam menghadapi arus mudik.

 

 

Belum Terlihat Lonjakan

"Kami tidak melakukan persiapan khusus, tetapi persiapan personel dari berbagai institusi, seperti Kepolisian RI, TNI, BNPB, Satpol PP, BNN, masih 1x24 jam," kata Bonari yang dilansir dari Antara.

Lebih lanjut, Bonari mengatakan sampai H+2 Lebaran ini, belum terlihat peningkatan arus balik, bahkan kedatangan penumpang memasuki wilayah DKI Jakarta terhitung lebih sedikit dibandingkan hari biasa.

"Arus balik yang masuk ke DKI Jakarta, dalam hal ini Terminal Terpadu Pulo Gebang, masih sedikit. Belum terlihat ada lonjakan, bahkan dibandingkan hari biasa atau di luar musim mudik, cenderung masih lebih sedikit," ujar dia.

Bonari menyampaikan, berdasarkan data kedatangan penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang pada Kamis, sejak pukul 00.00 WIB sampai 12.00 WIB, tercatat ada 126 bus yang mengangkut sebanyak 696 penumpang. Angka tersebut, kata dia, berkemungkinan akan mengalami penambahan.

"Jumlah kedatangan di arus balik, data yang kami miliki sejak pukul 00.00 sampai 12.00 WIB ada 126 bus dengan 696 penumpang. Mungkin, nanti ada penambahan," ucap dia.

Infografis Jadwal Ganjil Genap dan One Way Arus Balik Lebaran 2022. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya