Liputan6.com, Jakarta Liga Champions 2021/2022 sudah memasuki fase krusial. Empat tim tersisa, bakal berjibaku demi selangkah lebih dekat ke Si Kuping Besar. Seluruh laga bakal disiarkan langsung oleh SCTV dan live streaming di Vidio.
Bukan perkara mudah bagi keempat tim melaju ke semifinal. Real Madrid bahkan nyaris terjungkal setelah sempat tertinggal 0-3 saat bertemu Chelsea di leg kedua perempat final, Rabu (13/4/2022).
Advertisement
Beruntung, Carlo Ancelotti jeli melihat situasi. Pelatih asal Italia itu akhirnya melakukan pergantian pemain yang menjadi kunci keberhasilan pasukannya memperkecil margin ketertinggalan atas Chelsea.
Rodrygo Goes yang masuk pada menit ke-78 akhirnya berhasil memecah kebuntuan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Gol yang dicetak Rodrygo sekaligus memperpanjang napas Real Madrid dan memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu mengingat agregat berubah menjadi 4-4 karena di leg pertama unggul 3-1.
Sebelumnya, fans Los Blancos sempat dibuat ketar-ketir setelah The Blues sempat unggul agregat 4-3 lewat 3 gol yang disarangkan oleh Mason Mount, Antonio Rudiger, dan Timo Werner.
Di babak perpanjangan waktu, Karim Benzema kembali menjadi momok bagi The Blues. Setelah mencetak hattrick di leg pertama, Benzema tampil sebagai sosok antagaonis bagi Chelsea lewat gol yang disarangkannya pada menit ke-96.
Gol ini membuat Real Madrid semakin memperkecil ketertinggalan jadi 2-3 yang bertahan hingga peluit panjang. Meski kalah, Real Madrid tetap melaju ke semifinal Liga Champions setelah unggul agregat 5-4 atas Chelsea yang berstatus juara bertahan.
Si Pembunuh Raksasa
Langkah wakil Spanyol lainnya, Villarreal juga tidak mudah. Kapal Selam Kuning harus berjuang mati-matian untuk melewati adangan raksasa Jerman, Bayern Muenchen di babak perempat final.
Kemenangan tipis 1-0 yang diraih di leg pertama menjadi kartu truf bagi Villarreal untuk bertahan di Liga Champions 2021/22. Sebab pada pertandingan leg kedua yang berlangsung di Allianz Arena, tuan rumah, Bayern Munich sempat unggul lebih dulu melalui gol Robert Lewandwoski pada menit ke-52.
Gol ini membuat agregat berubah imbang menjadi 1-1. Namun Villarreal akhirnya berhasil mengubur mimpi Bayern Muenchen lewat gol balasan yang dicetak Samuel Chukuweze pada menit ke-88.