Takluk dari Everton di Liga Inggris, David de Gea Kecam Performa Pemain MU

MU takluk 0-1 dari Everton dalam laga yang berlangsung pada Sabtu (9/4/2022) . Kiper MU David de Gea mengecam performa rekan-rekan setimnya pasca pertandingan tersebut. Penjaga gawang asal Spanyol itu menilai Setan Merah kurang memiliki keinginan untuk menang.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 10 April 2022, 23:00 WIB
Pada awal musim 2011/2012 David De Gea hijrah ke Manchester United menggantikan Edwin van der Sar hingga kini. Selama total 11 musim, ia selalu menjadi andalan MU dan total telah tampil dalam 477 laga di semua ajang dengan torehan 164 kali clean sheet. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali gagal mengemas poin penuh dalam pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris yang berlangsung pada Sabtu (9/4/2022) malam WIB. Bermain di kandang Everton, klub asuhan Ralf Rangnick kalah 0–1 berkat gol semata wayang dari Anthony Gordon (’27).

Kiper andalan MU David de Gea mengecam penampilan rekan-rekan setimnya usai meraih hasil negatif di laga tersebut. Ia menilai skuad Setan Merah kurang memiliki keinginan untuk menang dibanding tim tuan rumah.

“Mereka (Everton) baru saja bertanding pada Rabu lalu. Mereka lelah, tetapi mereka punya keinginan (menang) yang lebih besar ketimbang kami. Hal itu tidak dapat diterima. Kekalahan hari ini sangat menyedihkan,” ujar De Gea pasca pertandingan.

“Sungguh memalukan bagi kami. Kami harusnya memenangkan pertandingan itu,” sambung sang penjaga gawang asal Spanyol, seperti dilansir dari Mirror.

MU sejatinya tampil dengan kekuatan terbaik kala berhadapan dengan Everton. Ralf Rangnick menurunkan pemain-pemain andalan seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, dan Jadon Sancho. Namun, tak satu pun gol tercipta bagi kubu Setan Merah. CR7 juga ompong di depan mistar gawang The Toffes.

Capaian tersebut membuat MU terkunci di peringkat tujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 51 poin. Tim yang bermarkas di Old Trafford itu tertinggal dari Tottenham Hotspur, Arsenal, dan West Ham United, yang masing-masing menempati peringkat 4,5, dan 6.

Ini merupakan kegagalan kedua berturut-turut bagi MU untuk mengemas poin penuh di Liga Inggris. Sebelumnya, Setan Merah juga gagal meraup hasil maksimal usai bermain imbang 1–1 dengan Leicester di kandang sendiri pada pekan lalu.


Tanggapan Ralf Rangnick

Manchester United sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen. MU juga memiliki kesempatan gol lebih banyak 11 berbanding 7. (AP/Rui Vieira)

Manajer interim MU Ralf Rangnick tak menampik kurangnya kreativitas Setan Merah di laga tersebut. Pelatih asal Jerman itu mengaku telah mencoba memperbaiki kondisi skuad dengan melakukan pergantian pemain. Sayangnya, dewi keberuntungan sedang tak berpihak pada MU. Setan Merah gagal mencuri angka dan membalikkan kedudukan.

“Di babak kedua, kami mencoba menambah kretivitas dengan melakukan pergantian pemain. Akan tetapi, kami gagal menemukan momen yang tepat atau membuat keputusan yang pas. Kami tidak dapat mencetak satu gol pun dalam 95 menit,” ujar Rangnick pasca kekalahan timnya, seperti dilansir dari Mirror.

Lanjut Baca:

Lebih lanjut, Rangnick menilai tak ada hal yang bisa dijadikan alibi atas kekalahan MU pekan ini. Isu pergantian pelatih pun harusnya tak menjadi alasan di balik buruknya performa MU kala bertandang ke markas Everton. “Itu (pergantian manajer) harusnya tidak menjadi alibi atau alasan bagi siapa pun. (Memang) akan ada manajer baru mulai musim depan. Namun, jika diumumkan sekarang atau dalam 10–20 hari ke depan, hal itu mestinya tidak berdampak pada permainan seperti hari ini,” sambung juru taktik berusia 63 tahun tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya