BIN Genjot Vaksinasi Saat Ramadan, Jemput Bola Hingga Malam Hari

Vaksinasi Covid-19 semakin gencar dilakukan demi mengantisipasi arus mudik Lebaran 2022. Salah satunya dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) secara door to door atau jemput bola.

oleh Luthfie FebriantoDiterbitkan 09 April 2022, 13:40 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin booster kepada warga di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (5/4/2022). Kegiatan vaksinasi yang digelar Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini menyediakan 1.000 dosis vaksin Pfizer dan Astrazeneca. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Vaksinasi Covid-19 semakin gencar dilakukan demi mengantisipasi arus mudik Lebaran 2022. Salah satunya dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) secara door to door atau jemput bola.

"Prinsipnya sama, kita jemput bola. Karena pada bulan Ramadhan masyarakat banyak keluar pada malam hari, maka tim vaksinasi BIN di semua daerah kita arahkan menggelar vaksinasi di malam hari," jelas Kepala BIN Budi Gunawan dikutip dari siaran persnya, Jumat (8/4/2022).

Gerakan vaksinasi Covid-19 dari BIN disebut Safari Vasinasi Malam Hari. Program tersebut menurut Budi membuat capaian vaksinasi Covid-19 meningkat.

Program tersebut memungkinkan masyarakat bisa mendapat vaksinasi stelah salat tarawih di masjid. "Hasilnya, luar biasa. Laporan dari berbagai daerah menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Bulan puasa terbukti tidak menghalangi kegiatan vaksinasi," ujarnya.

Budi mencontohkan di daerah Bali yang menggelar vaksinasi di halaman Masjid Al Qomar Kota Denpasar, Rabu 6 April 2022.

Tidak hanya jemaah, layanan vaksinasi yang dibuka sejak sore dan dilanjutkan setelah sholat tarawih ini juga dihadiri warga dari berbagai pelosok Denpasar.

"Malam Ramadhan semakin bermakna karena setelah tarawih masyarakat bisa mendapatkan layanan vaksinasi," sambung mantan Wakapolri tersebut.

 

Rayakan Lebaran dengan Aman

Petugas menyuntikkan vaksin covid-19 dosis kedua kepada murid kelas II di SDI Al Hidayah, Depok, Selasa (25/1/2022). Mengantisipasi meningkatnya kasus Omicron, pemerintah mempercepat vaksinasi untuk lansia dan anak-anak, baik itu vaksin dosis pertama, kedua, maupun booster. (merdeka.com/Arie Basuki)

Budi menjelaskanvaksinasi ini akan terus digencarkan sepanjang Ramadhan. Dia berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan aman karena telah memiliki kekebalan tubuh.

"Dengan partisipasi kita semua menyukseskan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan, Insya Allah Lebaran kali ini bisa dirayakan sebagai kemenangan kita mengendalikan pandemi," tutur Budi Gunawan.

Meningkatkan Proteksi

Di sisi lain, booster diklaim bukan untuk merepotkan pemudik. Hal itu dikatakan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi.

"Yang harus kita pahami bersama bahwa booster ini bukan sesuatu yang merepotkan untuk para pemudik. Booster ini adalah salah satu upaya kita untuk meningkatkan proteksi," kata Nadia saat acara Dialektika Demokrasi - Balada Booster dan Mudik Lebaran di Komplek Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

"Kita tahu, jumlah orang yang akan melakukan mudik itu besar," tutur Nadia menambahkan.

Lindungi Kelompok Rentan

Lebih lanjut, Nadia menekankan vaksinasi juga penting untuk melindungi kelompok rentan seperti orangtua, lansia, dan anak-anak. Apalagi saat Lebaran, mereka kerap dikunjungi anak-cucunya.

"Kalau kita dengan orang yang lebih tua dan dalam perjalanan itu pasti juga ada. Lalu, ada orang-orang yang punya komorbid," kata Nadia.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya