Liputan6.com, Manchester - Manchester United harus berbagi poin dengan Leicester City pada pekan ke-31 Liga Inggris. Kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 di Old Trafford, Sabtu (2/4/2022).
Kelechi Iheanacho memberi The Foxes keunggulan pada menit ke-63. Namun, gelandang MU Fred menyamakan skor tiga menit kemudian.
Advertisement
James Maddison mencetak gol kedua Leicester di menit ke-81. Namun, gol itu dianulir VAR karena Iheanacho terlebh dahulu melanggar Raphael Varane.
Hasil ini membuat Man Utd tetap di urutan keenam klasemen Liga Inggris dengan 51 poin. Setan Merah tiga poin tertinggal dari Arsenal yang berada di urutan keempat.
Dengan tabungan dua pertandingan, Arsenal berpeluang memperbesar jarak dengan MU. Dengan demikian, skuad racikan Ralf Rangnick terancam finis di luar empat besar dan tidak lolos ke Liga Champions musim depan.
Simak klasemen Liga Inggris di halaman berikutnya.
Komentar Gary Neville
Legenda MU Gary Neville pesimistis skuad racikan Ralf Rangnick bisa finis di peringkat empat besar. "Saya pikir begitu. Itu sangat buruk di luar sana hari ini," ucapnya kepada Sky Sports.
"Saya pikir (jeda internasional) mungkin berhasil untuk Manchester United, memberi mereka sedikit istirahat dari klub, kembali dan bermain dengan benar dalam sembilan pertandingan terakhir ini."
"Akan menjadi dua bulan yang panjang bagi para pemaindan para penggemar United jika mereka akan bermain seperti itu karena hari ini benar-benar buruk," ucap Neville, yang membantu MU juara Liga Inggris delapan kali dan memenangkan dua trofi Liga Champions saat masih bermain.
"Saya pikir secara keseluruhan ada terlalu banyak hal di klub ini saat ini dalam waktu yang tidak pasti. Pembicaraan seputar Harry Maguire, Marcus Rashford, Cristiano Ronaldo, Cavani, manajer baru, Ralf Rangnick. Apakah dia akan menjadi konsultan di klub akhir musim ini bukan?" pungkasnya.
Tidak sesuai rencana
Manchester United memiliki ekspektasi tinggi musim ini setelah mendatangkan Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo pada musim panas 2021. Namun, musim ini kurang memuaskan bagi Setan Merah.
MU telah menjalani lima musim berturut-turut tanpa memenangkan trofi utama. Juara Liga Europa 2017 saat di bawah asuhan Jose Mourinho adalah trofi terakhir mereka.
Setan Merah masih punya peluang lolos ke Liga Champions musim depan, tapi itu terlihat sangat sulit saat ini. Man Utd akan menghadapi dua pertandingan berat pada April ini, yakni melawan Arsenal dan Liverpool.
Tidak lolos ke Liga Champions bisa berdampak besar bagi rencana MU untuk musim panas. Juara Liga Inggris 20 kali itu bisa gagal mengamankan target transfer utama dan juga melihat Cristiano Ronaldo meninggalkan Old Trafford.