Platypus Keempat Lahir di Penangkaran Tarongga

Sampai saat ini sudah empat platypus dilahirkan di luar habitatnya yang asli. Semula, perawat kebun binatang tak menyadari kebiasaan induk platypus yang hamil, dengan mengumpulkan barang buat sarang.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Februari 2003, 14:18 WIB
Liputan6.com, Sydney: Platypus betina milik Kebun Binatang Tarongga di Sydney, Australia, belum lama berselang, melahirkan platypus yunior. Kelahirannya kontan disambut gembira karena platypus sangat jarang bisa berkembang biak di luar habitat aslinya. Meski begitu, hal ini menjadi prestasi tersendiri buat pengelola Tarongga. Sebab, sudah empat platypus lahir di penangkaran tersebut.

Para perawat kebun binatang terus memantau perkembangan bayi hewan mamalia itu. Semula, mereka tidak menyadari induk platypus tengah mengandung. Tanda-tanda yang menguatkan terlihat melalui alat perekam, saat hewan itu mengumpulkan beberapa benda, seperti jerami dan ranting pohon, untuk dibuat menjadi sarang. Bahkan proses kelahiran bayi platypus pun juga terekam dalam video itu.

Platypus hanya terdapat di Australia. Hewan ini sejenis binatang berkaki empat yang unik dengan mulutnya berparuh seperti itik. Setiap kakinya bersirip dan mempunyai lima jari dengan kuku yang berbisa. Platypus jantan mempunyai kuku yang paling berbisa. Ia juga mempunyai beberapa kelainan dari binatang jenis mamalia yang lain.

Sementara platypus betina menetaskan dua biji telur pada suatu masa. Apabila anak platypus menetas, ibu platypus akan menyusukan anaknya. Selain itu platypus tidak mempunyai puting untuk menyusui anaknya. Susu dikeluarkan melalui liang roma yang terdapat pada kulitnya. Susu akan berkumpul di satu tempat di perutnya. Nah, anak platypus akan menjilat susu ini.(KEN/Uri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya