Killing Eve Season 4, Pertarungan Akhir Pasangan Agen Rahasia dan Psikopat di Tempat Berbeda

Musim terakhir Killing Eve yang menampilkan agen rahasia Eve Polastri (Sandra Oh) dan psikopat cantik asal rusia Villanelle (Jodie Comer) telah tayang di Mola.

oleh Gilar RamdhaniDiperbarui 04 Maret 2022, 17:07 WIB
Killing Eve. (Foto. BBC America)

Liputan6.com, Jakarta Musim terakhir Killing Eve, serial televisi thriller mata-mata Inggris yang menampilkan agen rahasia Eve Polastri (Sandra Oh) dan psikopat cantik asal rusia Villanelle (Jodie Comer) telah tayang di sejumlah platform streaming, salah satunya adalah Mola.

Setelah lama dinanti lebih dari setahun, akhirnya episode pertama Season 4 tayang perdana 28 Februari 2022 lalu. Sebagai final season, Killing Eve memiliki 8 episode dengan episode terakhir tayang di bulan April 2022 mendatang.

Di Season 4 Killing Eve, Eve dan Villanelle sekali lagi kembali memainkan permainan seperti kucing dan tikus. Ketika season 4 dimulai, keduanya berada di tempat yang sangat berbeda. Villanelle mendalami agama dengan harapan mengatasi naluri pembunuhnya, sementara Eve berkomitmen untuk membalas dendam pada organisasi pembunuhan bayangan yang dikenal sebagai Twelve.

Sebagai pengingat, adegan terakhir season 3 terjadi di sebuah jembatan. Setelah berbincang dari hati-hati, keduanya kemudian berdiri tegak saling membelakangi. Villanella berkata: "Sekarang kita jalan. Dan kita tidak pernah menengok ke belakang. Jangan berbalik. Jalan saja". Season 3 ditutup dengan perpisahan dua orang yang saling terobsesi satu sama lain ini.

Eve Fokus Mengejar The Twelve

Killing Eve. (Foto. BBC America)

Sebagai mantan agen intelijen Inggris, Eve berusaha membalas dendam terhadap kelompok pembunuh. Seorang anggota The Twelve, Helene (Camille Cottin), adalah target utama. Carolyn (Fiona Shaw), bos Eve sebelumnya juga masih berusaha mencapai organisasi berbahaya itu dan membutuhkan Eve untuk bertanggung jawab atas penyelidikan, khususnya memburu orang yang memerintahkan pembunuhan putranya, Kenny (Sean Delaney).

Musim keempat dan terakhir Killing Eve tampaknya akan cukup serius, karena Eve dibawa oleh Carolyn sebagai bagian dari misi balas dendamnya melawan The Twelve. Di sisi lain, reuni dengan Villanelle tampaknya akan menjadi urusan yang sangat menegangkan dan emosional.

Tapi di season 4 ini akan masih ada banyak ruang untuk beberapa momen yang lebih ringan, seperti pandangan sekilas tentang pembunuh psikopat Villanelle yang mencoba hidup sebagai wanita Tuhan, dan sepertinya penonton juga bisa mendapatkan beberapa adegan yang menghibur dengan black comedy.

Lanjut Baca:

"Sandra Oh tetap fantastis sebagai Eve, yang perjalanan bertahap dari keselamatan kutu buku ke penghancuran diri yang lezat adalah satu-satunya hal tentang tahun-tahun pasca-Waller-Bridge yang pernah benar-benar berhasil. Comer, di sisi lain, sedang berjuang sebagai Villanelle, tersesat dalam gagasan yang tidak masuk akal tentang monster sedingin batu ini yang mencoba menemukan penebusan." Jack Seale, Penulis The Guardian seperti dikutip dari dailymail.co.uk. Di sisi lain, Kritikus Evening Standard Katie Rosseinsk mengatakan kalau Comer dan Oh menjadi alasan untuk menyaksikan Killing Eve Season 4. "Pertunjukan Comer dan Oh yang membuat kami menonton sejauh ini, dan mereka tetap menjadi alasan terbesar untuk mendengarkan, membuat Villanelle dan Eve akan mereka, tidakkah mereka menari menawan bahkan ketika kita telah melihat langkah-langkahnya sebelumnya." Katie Rosseinsky, Penulis Evening Standard.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya