Liputan6.com, Jakarta - “Batman lagi, Batman lagi.” Mungkin ini pikiran orang-orang yang tak menggemari cerita superhero saat tahu The Batman dibuat. Maklum, karakter ikonis besutan Bob Kane ini sudah berkali-kali diangkat ke layar lebar.
Mulai dari Adam West yang mengenakan jubah sang superhero pada tahun 1960-an, Tim Burton menggarap Batman (1989), hingga film versi tahun 90-an sampai 2017 yang menampilkan parade aktor kondang. Mulai dari Michael Keaton, Val Kilmer, George Clooney, Christian Bale, hingga Ben Affleck.
Advertisement
Lantas hal baru apa yang ditawarkan The Batman—di luar Robert Pattinson? Simak sinopsis filmnya berikut ini.
Kota Gotham berada di titik nadir. Kepercayaan publik terhadap para pemimpinnya merosot. Kriminalitas merajalela di jalanan. Di masa-masa kelam ini, dari kegelapan malam muncul satu sosok misterius yang membawa teror kepada penjahat lewat lampu sorotnya yang mengarah ke langit.
“I am the vengeance (Akulah sang pembalasan dendam),” begitulah cara sosok ini memperkenalkan dirinya.
Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Cinderamata The Riddler
Ya, satu kalimat ini merangkum sosok yang kita kenal sebagai Batman (Robert Pattinson). Mengamuk dan menghajar penjahat dengan brutal dan tanpa ampun, sosok ini menyimpan rasa dendam dan amarah atas kehidupan masa lalunya.
Emosi yang ternyata membuncah kembali lewat kehadiran satu musuh baru: The Riddler (Paul Dano).
Berbeda dari penjahat biasa, The Riddler mengincar tokoh-tokoh penting di Gotham. Tak cuma dibunuh secara sadis, setelah mati pun para korban dipermalukan. Dosa-dosa mereka diekspos, ditelanjangi di muka publik.
Di setiap TKP, The Riddler meninggalkan satu “cinderamata”: sebuah kartu ucapan berisi teka-teki yang dialamatkan untuk Batman. Tak cuma itu, ia berjanji akan mengambil nyawa petinggi Gotham lainnya.
Catwoman nan Misterius
Penelusuran Batman bersama Detektif Polisi James Gordon (Jeffrey Wright), atas kematian sang Wali Kota menuntunnya ke kelab malam milik Oz alias Penguin (Colin Farrell). Meski Penguin ngeles dan mengaku tak tahu apa-apa, seorang gadis pelayan di kelab tersebut berlaku mencurigakan.