Tak Hanya Baik untuk Jantung, Ini 5 Manfaat Senam Aerobik Jika Dilakukan Secara Rutin!

Senam aerobik menjadi makin dikenal dan banyak dipraktikkan oleh berbagai kalangan.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 04 Februari 2022, 20:00 WIB
Lomba senam aerobik dalam acara Karnaval SCTV diselenggarakan di Alun-Alun Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (30/3). Selain senam aerobik, ada juga lomba mewarnai serta bebagai lomba lainnya dengan bertabur hadiah menarik. (Liputan6.com/Pool/SCTV)

Liputan6.com, Jakarta Senam aerobik adalah rangkaian gerakan yang dipadukan dengan irama musik secara berkesinambungan dalam durasi waktu tertentu. Senam aerobik bertujuan untuk meningkatkan masuknya oksigen ke dalam tubuh.

Dilansir dari laman resmi Federation Internationale de Gymnastique, kata “aerobik" dalam senam ini pertama kali dipopulerkan pada 1875. Kala itu, ahli kimia dan mikrobiologi, Louis Pasteur, menemukan bahwa bakteri aerob memerlukan oksigen untuk bertahan hidup.

Selaras dengan temuan tersebut, dokter Amerika bernama Ken Cooper lantas mengembangkan serangkaian latihan aerobik yang dimaksudkan untuk melawan penyakit kardiovaskular.

Terdapat berbagai jenis gerakan dalam senam aerobik, mulai dari march (jalan di tempat), jog (lari teratur), skip (lompat), knee lift (mengangkat lutut), kick, jack, hingga lunge.

Senam aerobik menjadi makin dikenal dan banyak dipraktikkan oleh berbagai kalangan. Mengutip modul resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), senam ini dipilih masyarakat lantaran dianggap mampu menjaga kebugaran tubuh.

Di samping itu, senam aerobik juga dipercaya bisa menurunkan berat badan serta meningkatkan kelenturan otot. Simak penjelasan mengenai manfaat senam aerobik pada halaman selanjutnya!


1. Menjaga Daya Tahan Jantung

Ilustrasi senam aerobik. (Foto: Unsplash)

Melakukan senam aerobik secara rutin dapat membantu menjaga daya tahan jantung. Pasalnya, gerakan dalam senam aerobik mampu meningkatkan kinerja jantung serta melancarkan aliran darah di seluruh tubuh.

Lebih lanjut, senam aerobik juga bermanfaat menstabilkan irama jantung serta membersihkan arteri–pembuluh yang mengalirkan darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh–sehingga meminimalisasi terjadinya penyakit jantung dan stroke.


2. Membangun Kelenturan Tubuh

Ilustrasi senam aerobik

Gerakan senam aerobik dapat membantu seseorang meregangkan otot sekaligus melancarkan peredaran darah. Dilansir dari modul resmi Kemdikbud, otot manusia pada dasarnya seperti karet. Makin sering digunakan untuk mengangkat beban, makin elastis pula karet tersebut.

Demikian halnya dengan otot. Makin kerap melakukan olahraga dan peregangan, makin lentur pula otot-otot dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, praktik senam aerobik secara rutin diklaim mampu membangun kelenturan tubuh.


3. Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi timbangan berat badan. (Dok. foto i yunmai/Unsplash/Dinny Mutiah)

Senam aerobik merupakan salah satu jenis olahraga yang efektif untuk menurunkan berat badan. Jika dilakukan selama 30 sampai 60 menit per hari, praktik senam aerobik akan berdampak pada banyaknya jumlah kalori yang terbakar. Tubuh pun menjadi tidak mudah gemuk bila diimbangi dengan pola makan yang sehat.

Lanjut Baca:

Di sisi lain, senam aerobik juga diklaim mampu mengurangi risiko diabetes. Pasalnya, gerakan senam aerobik memicu adanya peningkatan penggunaan gula oleh otot. Alhasil gula darah akan menurun dan risiko diabetes makin berkurang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya