Liputan6.com, Jakarta - Gempa yang mengguncang Banten, Jumat (14/1/2022), menciptakan kepanikan di kalangan pekerja di Jabodetabek.
Theresia Catharina, yang kantornya berada di lantai 21 Kawasan Mega Kuningan, merasakan lindu begitu kencang.
Advertisement
"Ada yang turun ke bawah. Ada yang panik karena gempa terasa sangat kencang. Tapi ada juga yang tetap diam di meja kerja," ungkap Theresia.
Gempa dengan magnitudo 6.7 mengguncang Banten pada Jumat sore. Pusat gempa pada kedalaman 10 km.
"Dengan koordinat 7.01 LS-105.26 BT, 52 km Barat Daya Sumur Banten. Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG
Menghadapi Gempa
Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.
Sebelum:
- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.
- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.
- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.
- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi.
- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa:
- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.