Bertemu Jilong, PSSI Diminta Selesaikan Dualisme

Menurut Halim Mahfudz, pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa saja. Dualisme kompetisi dan timnas menjadi hal yang paling disorot.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Januari 2013, 18:00 WIB


PSSI mengadakan pertemuan dengan Plt Presiden AFC, Zhang Jilong kemarin di Jakarta. Pertemuan mendadak ini tidak menghasilkan sesuatu yang signifikan. Menurut Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa saja. Dualisme kompetisi dan timnas menjadi hal yang paling disorot.

"Himbauan enggak, tapi mereka berharap PSSI menyelesaikan tugas untuk menyatukan kompetisi dan masalah timnas. Saya tidak bisa sebut apakah ada manfaatnya atau tidak, tapi mereka ingin masalah ini segera selesai," kata Halim kepada wartawan, Kamis (10/1) di kantor KOI FX Senayan.

Dikatakannya, PSSI sudah menjalankan beberapa langkah penyelesaian yang terjadi di sepak bola Indonesia. Diantaranya memanggil 56 pemain untuk persiapan Pra Piala Asia. Surat pemanggilan pertama sudah dikirimkan pada 20 Desember dan pemain ditunggu sampai 3 Januari.

Karena tidak ada respon, PSSI kembali mengirim ulang surat kepada klub ISL dan IPL pada 4 Januari. "Sejauh ini sudah ada 24 pemain yang bergabung. Kami masih menunggu pemain lain untuk bergabung. Kami yakin ini bisa bertambah," Halim menambahkan.

PSSI akan melakukan investigasi jika ada klub yang tidak mengizinkan pemain mereka bergabung. "Jika karena alasan pribadi, kami akan melakukan investigasi. Kalau manajemen melarang, kami akan menginvestigasi siapa manajer yang sudah melarang itu. Kami akan serahkan itu ke Komdis," tuturnya.

Sedangkan sanksi untuk klub,Exco PSSI, kata Halim, yang memutuskan hukuman apa yang bakal diberikan. Sementara itu, Ketua PSSI, Djohar Arifin berharap pemain dan klub bisa memenuhi panggilan bergabung dengan timnas. "Kami sudah tegaskan kalau timnas itu hanya satu. AFC juga sudah menegaskan itu di pertemuan tadi," ujarnya. (DEF)



POPULER

Berita Terkini Selengkapnya