Kebutuhan Mendesak Masyarakat Kepulauan, Bupati Aliong Apresiasi Pembangunan RSUD Bobong oleh Pemerintah Pusat

Dalam sambutannya, Bupati Taliabu Aliong Mus mengungkapkan apresiasi atas langkah pemerintah pusat dalam meningkatkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong dari kelas D ke kelas C.

oleh Wuri AnggariniDiperbarui 28 Maret 2025, 14:20 WIB
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, didampingi Kepala Staf Kepresidenan Letjen (Purn) AM Putranto dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus, Sabtu (8/3/2025).

Liputan6.com, Jakarta Pembangunan peningkatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong dari kelas D ke kelas C resmi dimulai oleh pemerintah pusat. Momentum tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, didampingi Kepala Staf Kepresidenan Letjen (Purn) AM Putranto dan Bupati Taliabu Aliong Mus pada Sabtu (08/03/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Taliabu Aliong Mus mengungkapkan apresiasi atas langkah pemerintah pusat dalam meningkatkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong dari kelas D ke kelas C.

Aliong Mus juga menyampaikan, bahwa peningkatan RSUD Bobong menjadi kelas C adalah kebutuhan mendesak masyarakat daerah kepulauan.

"Dengan status baru ini, layanan kesehatan akan lebih lengkap, tenaga medis lebih kompeten, dan pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Dukungan penuh dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan dalam mengalokasikan anggaran penuh untuk pembangunan ini juga turut diapresiasi oleh Bupati Aliong. Tak lupa, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas peningkatan status RSUD Bobong.

"Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah pusat dalam pemerataan pelayanan esehatan, terutama di daerah kepulauan seperti Pulau Taliabu," ucapnya.

Peningkatan Status untuk Layanan Medis Lebih Komprehensif

Seiring dengan peningkatan status pada RSUD Bobong, menurut Bupati yang telah menjabat selama 2 periode tersebut, RSUD Bobong akan memiliki layanan medis yang lebih komprehensif. Hal ini termasuk pengadaan fasilitas modern, pengembangan layanan rawat inap, dan sistem rujukan yang lebih efisien.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat terus berlanjut, baik dalam bentuk infrastruktur, tenaga medis, maupun program kesehatan lainnya," ujarnya" tutupnya.

Bagian dari Program Presiden Prabowo Subianto

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengatakan bahwa pembangunan ini adalah bagian dari program Presiden Prabowo yang menargetkan pembangunan 66 rumah sakit di berbagai daerah.

"Tahun ini, sebanyak 32 rumah sakit akan dibangun agar masyarakat tidak perlu dirujuk ke daerah lain dan bisa langsung ditangani di rumah sakit setempat, terutama untuk penyakit jantung, kanker, ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

Menteri Budi juga mengungkapkan, terkait peningkatan RSUD Bobong ini melibatkan BUMN dan nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan yang setara dengan rumah sakit di Jakarta.

Menkes juga meminta dukungan Pemkab Pulau Taliabu dalam merekrut tenaga dokter.

"Kami bisa membantu mendatangkan dokter dari Jawa untuk jangka pendek; tetapi solusi terbaik adalah menyiapkan tenaga medis lokal. Pemerintah juga siap memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah yang ingin menjadi dokter spesialis," punkasnya

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya